Klarifikasi Haji Nur Alamsyah Bakhtir

20230327 221056 1 scaled

Klarifikasi Haji Nur Alamsyah Bakhtir

JST -NEWS.COM Jakarta| 28/03/2023 kronologis kasus dari 2006 mereka selalu menggunakan Poto saya saat peletakan batu pertama padahal dalam kenyataannya tidak seperti itu saat penyelidikan dan penyidikan di polres Jakarta Utara itu semua sampah karena peletakan batu pertama setelah Ruslah dan Ruslah sendiri di redaksi oleh kelurahan karena ada kepentingan oleh pihak kelurahan akan tetapi saya tidak mau sebelum ada hitam putih mengenai Ruslah imbuh h nur Alam Bachtiar akan tetapi kenyataannya mereka di lapangan sudah ada penyimpangan kenapa pemasangan batu tidak sampai ke timur yaitu tanah milik haji R adapun yang nau di Ruslah adalah tanah milik saya yang sebelah kiri barat dengan luas 374 akan tetapi saat pemasangan pondasi menyimpang dari situ minta di setop tutur haji nur mereka terus berupaya untuk menduduki dengan menyewa preman padahal sudah di larang oleh pihak Lurah, camat juga walikota Jakarta Utara
Akhirnya turun teguran berupa T2B yaitu perintah bongkar tapi dalihnya mau di urus IMB nya gimana mau urus sertifikat bidang tersebut ada sama saya pungkas nya

Sertifikat, PBB juga PDAM atas nama saya makanya saya tidak mau kecolongan selalu memenuhi kewajiban kita kepada negara dengan melunasi PBB ucapnya kemudian 2011 membuat laporan ke polres Jakarta Utara untuk membuat penyelidikan dan penyidikan saksi saksi baik dari saya ataupun dari H R kemudian di limpahan ke kejaksaan dan mereka mulai panik akhirnya keluar kalimat melalui pengacara nya bahwa panitia H R di laporkan itu semua ada pelanggaran mengakui Tanah orang  tukas haji Nuralam dan akhirnya saya di panggil pak Musyaffak Kapolres Jakarta Utara saat itu dengan menghadirkan saksi dari kedua belah pihak masing-masing 5  orang akhirnya menghasilkan keputusan serah terima dari ketua panitia masjid H rawi ke pemilik tanah yang sah haji nur Alam artinya segala pengurusan masjid ada di tangan saya masyarakat juga pengurus wilayah akan tetapi sampai sekarang kunci masjid tidak pernah di berikan oleh yang bersangkutan (H.R) padahal semua berkas sertifikat PBB juga PDAM juga surat penyerahan yang di saksikan oleh kedua belah pihak di setujui dan di tandatangani di atas materai

Bahkan saya sudah somasi sampai 3 kali terkait dengan kunci masjid yang sampai sekarang belum di serahkan bahkan terkesan tidak di gubris orang Haji R
20230327 221056Kemudian tahun 2019 H rawi buat masjid lagi dengan nama Nurul Islam Koja sedangkan masjid yang berada di Tanah saya berganti nama menjadi Al Mukhlisin setelah muspiko (kesepakatan) antara saya dengan Haji R akan tetapi secara tiba-tiba tembok pembatas kedua masjid di jebol tanpa ijin ke saya imbuh haji nur

Jadi itu bukan akses jalan apa yang sudah di katakan oleh pengacara haji R di hadapan beberapa awak media saya akan melakukan langkah hukum karena sudah mencemarkan nama baik saya demi terkuaknya keadilan juga kronologis yang sebenarnya tandas haji nur alam

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page