Kesaksian pengusiran dan pemukulan di pembatas dua tanah masjid
JST-NEWS.COM Jakarta|2/4/ 2023 kebetulan saya hadir di TKP bersama 5 orang yaitu tiga orang tukang sopir pribadi kyai Nur alam Om juga saya sekitar jam 11 siang yaitu untuk menutup tembok yang di jebol sekaligus sebagai pembatas antara tanah kyai Nur Alam dan tanah Haji Rawi yang Masing Masing berdiri bangunan masjid tutur Haekal
Akan tetapi tiba tiba datang lah lima orang mengusir kami dengan kata-kata kasar dan kotor juga caci maki yang sangat di sayangkan dan yang saya fokuskan itu di kejadian kemarin bahkan kejadian kejadian yang dulu dulu kami kerap kali mendapatkan kekerasan secara perbal ataupun non perbal bahkan kejadian kemarin saat melakukan penutupan batas tanah kyai Nur alam dan haji rawi kami mendapatkan intervensi dan intimidasi pengusiran langsung secara kontak body kami di dorong dorong dengan kasar dan secara langsung ada kekerasan pemukulan terhadap sopir pribadi kyai Nur alam menurut saya itu sudah fatal dan keluar dari rambu rambu islam Bahkan jalur agama pun tidak memperbolehkan hal semacam itu kiranya saya mau memfokuskan terhadap kasus ini dan ini terus berlanjut untuk meminta hak kita imbuh Haekal keponakan kyai Nur Alam
Kami juga akan mengambil hak kita yang selama ini di kuasai oleh mereka dan kita akan lihat apa saja kedepannya yang Akan mereka lakukan kalau misalnya mereka hanya sekedar bicara keras dan caci maki kami sudah kebal lah akan tetapi kalau sudah melakukan kontak body ataupun kekerasan secara perbal mohon kepada masyarakat dan para penonton dapat menilai siapa yang benar dan siapa yang salah segera viralkan dan laporkan orang tersebut dan jangan berikan beriikan mereka akses satu pun untuk menjadi omongan omongan mareka tuh yang katanya wakaf sambil meneriakkan kekerasan jangan di berikan akses untuk menyebarkan fitnah
Harapan sebelum mengutarakan keinginan saya ingin menanggapi video yang beredar di salah satu canel YouTube mengenai statment haji rawi yang mengatakan bahwa kejadian seperti itu wajar karena beliau adalah penyumbang saya kira tidak relevan yang katanya tokoh masyarakat berbicara seperti itu dan tidak patut mewajarkan sebuah kekerasan terhadap seseorang siapa pun itu apa latarbelakang nya dan juga kepentingan nya sungguh ironis masih ada tokoh masyarakat yang seperti itu bagi saya buly ataupun perundungan ini harus segera di stop tidak bisa Terus menerus terjadi di canel YouTube ataupun di sebarkan melalui medsos karena banyak yang menonton jangan lah mentang mentang punya beking kuat dan teman teman pejabat buly dan perundungan di jadikan senjata untuk intimidasi dan provokasi pungkas Haekal
Harapan saya kedepannya masing masing saja kami akan terus meminta dan mengambil hak kami yaitu tanah kyai Nur Alam dan tidak ada lagi kekerasan kalau sekedar teriak dan caci maki kami sudah kebal tapi jangan sampai kekerasan terulang kembali karena akan menjadi sorotan masyarakat dan kebetulan saya juga mahasiswa dan aktif di organisasi dan setiap perbincangan teman teman yang satu organisasi dengan saya menyuarakan agar secepatnya mengambil langkah langkah hukum dengan melaporkan ke pihak polusi tegas Haekal
