WACANA BERITA JUNI – Ahad,11/6/2023..Cuplikan Record : Solo – Salah Atau Benar ? Statement People Power INI…

WACANA BERITA JUNI – Ahad,11/6/2023..Cuplikan Record : Solo – Salah Atau Benar ? Statement People Power INI… “Tanda Tanya”
Yukkk dibaca, agar terhubung imam dan taqwa selaras jiwa dan ruhaniyah kite-kite, iyeeeeeee….!
JST-News.com | Merangkum wacana berita ini dalam keilmuan menyimak/observasi dan ungkap dilik demi resistensi tentang kehidupan diantara kehidupan anak manusia ke manusia.Red@info.2023/Solo, Jawa Tengah/18/6/23
Kekuatan daya pikir masyarakat dibutuhkan untuk mengolah data, observasi, narasi, serta eksplore kebijakan ini dengan mutu profesional manusia atas Diri-Nya.
Keyakinan “ilahi anta maksudi waridhoka matlubi”, dijadikan untuk lebih meridhoi akan situasi diri menjadi bijak dan mulia.
Keren, boleh disebutkan dalam acara ini – akan tetapi masih berbentuk eksistensi : jatuh-menjatuhkan antar seksama, atau kepribadian diri insan salah atau benar.
Apakah boleh dibicarakan salah dengan statement people power nya? Dan, apakah bisa dilakukan benar people power nya? AWAS JANGAN SALAH MENILAI, Dari Rakyat Oleh Rakyat Untuk Rakyat kenikmatan-Nya.
bisa, iya dan bisa tidak. Ketika akal pikiran mengola antara dzhoir dan bathin. Semua bersikap manusiawi, mungkin bisa jadi karena kebencian – kemunafikan akal pikiran dan momentum manusia lupa diri terhadap pemerintahan RI yang kurang adil atau non pro terhadap diskusi ini. Atau hanya, ditujukan satu orang pemimpin manusia?
Bijak dan Mulia, penyusunan suatu apapun pemerintah pusat miliki tatanan didalam struktur management diri, management baku, dasar suatu kajian aturan-aturan hukum dan filosof, ketika berpikir arah Indonesia dibawa kemana.
Merupakan kesepakatan bersama antara masyarakat dan pemerintah. Akan tetapi tidak untuk menjatuhkan atau ujar filosofi diri merusak orang/yang dituju. (Ingat, Hukum Tata Negara Indonesia, Konstitusi Tatanan, Dan Jiwa Kepemimpinan)
Suatu contoh : partai, Partai sebuah kemasan politik terorganisir oleh suatu kegiatan, kebijakan, dan arah tujuan kebijakan-kebijakan kesepakan didalam keorganisasian. ini miliki dasar pendidikan, pikiran, gagasan, ide awal naik ataupun turun semua terjadi oleh situasi kesepakatan nilai seksama manusia dengan diri pemimpinnya, agar tercipta kemapanan.
Tuhan Yang Maha Esa, dalam kajian beberapa Al-Qur’an. Injil, Tripitaka, Taurat, Zabur, jadikan buat pendidikan pembelajaran mengkaji bijak dan pedoman terus-menerus untuk anak cucu, serta turunan meraih masa depan (bukan, untuk alibi kekuatan dan kekuasaan, buatlah sebagai nasehat-nasehat berbudi pekerti).
TNI DAN POLRI, Sebagai kekuatan pertahanan dan kemampuan keamanan rakyat jelata ataupun rakyat luas di-Indonesia “mengamanahkan ketertiban, keamanan, wilayah pemerintahan RI dan masyarakat sejagad raya semesta ini”
Cerita ini :Pernah, dikutip oleh yang pernah menjadi calon-calon pimpinan. Jangan saling hujat-menghujat, fitnah, ujar kebencian, Jika nasehat ini dipegang oleh para nasionalisme dan berjiwa besar membela negara dengan kata : Tulus Dan Ikhlas! Maka, Indonesia tak hilang arah dan tujuan oleh siapapun yang memimpin, pemimpin semua tertata dipilih baik langsung, umum, bebas dan rahasia. Jangan KOTORI Ilmu pemahaman ide-ide, gagasan, bersama nilai egoitisme<
Setiap kesanadan presiden RI itu sikapnya mulia, baik, dan benar. Dalam wacana ini tidak boleh keluar ada kata-kata yang mengusir dsbnya (cek dikit KTP : Tinggal sebagai apa ? Warga Negara Indonesia” iya… )
Wejangan seluruh Presiden RI dibuka cuplikan : Apakah ada nanti pemimpin yang bisa terus menerus terdapat mumpuni semuanya (medsos dst, informasi jelas dan nyata).
Sekarang masyarakat sudah tenang dan damai. “Yang Dari Pemerintahan RI, Jangan dihamburkan saja untuk contoh kekerasan, kekuasaan, kekuatan, dstnya”
The Humanies, people power : sing apik Urip ne; lakoni ojolali nyuwun ke gusti’ne 1/3 malam duduk merenungi diri, kita ini baik atau salah iya…? (Ingat : Anak Bangsa Dan Negara Indonesia manusia esok semua pulang kepada-Nya).
Semua pemimpin Negara Indonesia itu sudah baik dan benar (Harus Dilindungi, Oleh Hak Dan Kewajiban Terhadap TNI Dan POLRI serta Hukum Terkait dstnya). sedikit tapi bisa dalam kajian ini, Sukses, atau tidaknya melengserkan seseorang itu sudah lebih keji dari rezim penjajahan bangsa dan negara. Manusia, terdidikasi itu bisa mengarah pada jiwa “la’taghobun, la’takabur, la’ ujub” Eling ning’ Gusti Allah SWT.
Terjadinya manusia itu dititik nol dilahirkan tak miliki apapun, terlahir jangan saling tuduh-menuduh dan menggenggam tangan kanan namun akhirnya memutuskan tangan kirinya (Perbuatan Tak Terpuji Terhadap Pancasila Didasar Sila Ke-1, Ketuhanan Yang Maha Esa).

TNI DAN POLRI, Serta para sejarawan, cendikiawan muslim, dan sebagainya. Jika tidak saling merangkul kerjasama baik dan benar, maka otomatis secara langsung manusia jadi berakal bukan mengakali.
Rusak jiwa manusia itu sendiri, sejarah disalahkan karena lakon hidup itu beda-beda. Namun bagi hasil didalam kecerdasan manusia silakan kumpulkan yang ber-title CERDIK-PINTAR-CERDAS bangun semua negeri ini, “Asli Jiwo, Wong Jawi : Ojo Gemerusu Dan Ojo Kliru Nduwe Husnul Adab Akhlak”
Masyarakat sekarang telah bisa memindset belajar dari tutur dan kebijakan baginda besar Nabi Muhammad SAW yaitu : Menyebarkan Akhlakul Karimah.
Buatlah uang kekuasaan jadi mensejahterakan rakyat, bukan sekedar dihamburkan oleh suatu kegiatan mengarah mudharat kepentingan diatas kepentingan.
Bangun semua negeri ini bersama Akhlakul Karimah Peradaban Manusia Menoreh masa depan bersama Indonesia, Agar esok masa depan anak bangsa tak hilang arah akan ilmu Allah SWT, Ajaran Pendidikan Keyakinan Beragama Serta Kepercayaan masing-masing tanpa KEKERASAN.
Indonesia, esok harus mewujudkan kedamaian, kedaulatan adil dan makmur, serta ketukan hati jiwa manusia direalisaskan tak munafik saling justice human “jika, tak suka atau lainnya” Baldatun wa’toyyibun ghofur terlaksana bersama sesungguhnya sederhana kalimat ini bermanfaat dan bisa dipikirkan baik-baik secara khidmat intisar adabul Ihsan meraih kematangan berwujud madani Bangsa Dan Negara Indonesia.
red/18/6/2023, Ja-Teng
Dikutip, Semoga : Batal Kajian Ujar Kebencian Dan Kesombongan Diri Terhadap Pandang-Memandang. Allahumma sholi ala Muhammad, Aamiin ya mujibu syakirinaa fiddin wa’duniya wal’akhiro.

Mau terus semangat sederhana lihat berita mendidik citra bangsa dan negara, karya dari rakyat bawah, menengah, bahkan atas, belakang, depan, baik pun pinggiran. pada lirikan sang pena mengolah se-cermat dalam kecintaan pemikiran terhadap seluruh lapisan masyarakat.
Klik tombol terus iya…. Berita Terkini https://indonesia.jst-news.com
