Selamat datang di JST News Media

DPP FRJRI Meminta Pemerintah Segera Usut Tuntas Kasus WNA Penyelundup 14 Kilogram Emas di Bandara Soetta

777a464e 1ab7 4af1 953b 22b1b0ae605f

DPP FRJRI Meminta Pemerintah Segera Usut Tuntas Kasus WNA Penyelundup 14 Kilogram Emas di Bandara Soetta

JAKARTA – Dewan Pengurus Pusat Forum Reporter dan Jurnalis Republik Indonesia (DPP FRJRI), meminta kepada pemerintah untuk segera mengusut secara tuntas penyeludupan 14 kilogram emas oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok berinisial L.Z. yang tertangkap di Bandara Soekarno Hatta pada 13 Agustus 2026 kemarin.

DPP FRJRI melalui Syarifuddin, CBJ sebagai Wakil Ketua Umum II, menjelaskan kepada awak media saat ditemui di Saung Bocah Angon Rabu 19;Agustus 2026 dengan tegas mengatakan” Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, yang masih memerlukan verifikasi oleh aparat penegak hukum, WNA tersebut diduga membawa sekitar 14 kilogram emas batangan yang disembunyikan di dalam pakaian dan diduga akan dibawa ke luar negeri tanpa melalui prosedur kepabeanan sebagaimana mestinya.

Foto dan rekaman video yang beredar tersebut merupakan petunjuk awal yang patut didalami oleh aparat penegak hukum. Tim Forum Reporter dan Jurnalis Republik Indonesia – Banten tidak menyatakan bahwa materi tersebut telah terverifikasi, melainkan meminta agar keaslian, kronologi, dan seluruh fakta di balik rekaman tersebut diuji melalui proses penyelidikan resmi”, jelas Syarifuddin, CBJ.

Lebih jauh dirinya mengatakan,” Apabila dugaan tersebut terbukti benar, maka perkara ini berpotensi bukan sekadar pelanggaran kepabeanan biasa, melainkan mengarah pada dugaan adanya jaringan penyelundupan yang bekerja secara terorganisasi. Karena itu, pengungkapan perkara tidak boleh berhenti pada pelaku yang diduga tertangkap, tetapi harus menelusuri seluruh rantai peristiwa berdasarkan alat bukti yang sah.

Tim DPP FRJRI juga memperoleh informasi mengenai dugaan keterlibatan seorang berinisial SL, yang disebut sebagai mantan personel Protokol Kodam Jaya yang telah pensiun. Dugaan tersebut perlu diuji secara objektif dalam proses hukum. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi maupun putusan hukum yang menyatakan keterlibatan pihak tersebut, sehingga yang bersangkutan tetap berhak atas asas praduga tak bersalah”, tambahnya

” Maraknya dugaan penyelundupan emas batangan melalui jalur udara menjadi alarm serius bagi sistem pengawasan negara. Oleh sebab itu, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, bersama aparat penegak hukum dan pemerintah, didesak melakukan penyelidikan secara menyeluruh, profesional, independen, dan transparan terhadap seluruh fakta yang ada.

Publik berhak mengetahui bagaimana barang bernilai tinggi dalam jumlah besar diduga dapat melewati pengawasan apabila informasi tersebut benar. Setiap dugaan penyalahgunaan kewenangan harus diuji melalui pembuktian hukum. Tidak boleh ada perlakuan berbeda, tidak boleh ada pihak yang kebal hukum, dan tidak boleh ada perkara yang berhenti sebelum seluruh fakta terungkap”, sambungnya.

DPP FRJRI mendesak Pemerintah, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian, dan seluruh aparat penegak hukum agar mengusut perkara ini hingga tuntas berdasarkan alat bukti yang sah. Apabila ditemukan bukti adanya tindak pidana maupun keterlibatan pihak lain, proses hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, hasil penyelidikan juga harus diumumkan secara terbuka kepada publik demi menjaga kepastian hukum.

” Kami DPP FRJRI mendesak Pemerintah, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kepolisian, dan seluruh aparat penegak hukum agar mengusut perkara ini hingga tuntas berdasarkan alat bukti yang sah. Apabila ditemukan bukti adanya tindak pidana maupun keterlibatan pihak lain, proses hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu. Sebaliknya, apabila dugaan tersebut tidak terbukti, hasil penyelidikan juga harus diumumkan secara terbuka kepada publik demi menjaga kepastian hukum”, tutupnya. (*)

Sumber : DPP FRJRI

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

● LIVE
Breaking News: Berita Terbaru Hari Ini
Ekonomi Nasional Menguat
Teknologi AI Mengubah Dunia Media
πŸ”΄ BREAKING NEWS
πŸ”₯ Berita viral hari ini dari JST-NEWS β€’ Update nasional terbaru β€’ Info terkini terpercaya β€’ Skandal terbaru menggemparkan publik β€’ Pantau terus JST-NEWS MEDIA GROUP πŸš€

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

ULAMA MUDA MILINEALISASI BERSAMA
TIM JST-NEWS MEDIA NASIONAL - DEKENGE'PUSAT GUS IDHAM & GUS ALFI
Klik juga : https://tni.mil.id/
Letnan Jenderal TNI Rudianto, S.M., C.S.F.A.

DEDIKASI DALAM BANGSA DAN NEGARA INDONESIA - BERSAMA MEDIA JST-NEWS

Ibu Negara RI, Bersama ASEAN KE - 42 Bajo Spouse Program, Untuk Indonesia Red-Info/Rika.K
Sukses Kopi Barista - Ayam Bakar , Bantaran Kalimalang - Buaran : Jakarta Timur For Anto Yds & Putri , Stevan, Rizky ( Sukses N Berkarya JST-NEWS)
Silaturahmi Tim-Management Artis JST-News /Ed-RidhoFMΒ©2023-Kediaman/Ust.Syauqi Zainuddin
LOTIM - NTB Β©Reportnews-Jst-News.KUSMIARDI,S.P
Selanjutnya: DPP FRJRI Meminta Pemerintah Segera Usut Tuntas Kasus WNA Penyelundup 14 Kilogram Emas di Bandara Soetta
Agustus 2026
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

#Bersama Indonesia Maju #Lampung #pontianak Asahan Bali Banten Bekasi berita Berita Jakarta Berita Jawa Tengah berita kalimantan Berita Terkini Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta Daerah Propinsi Jawa Tengah Daerah Provinsi Jawa Tengah DKI Jakarta headline Indonesia Internasional Jabodetabek Jakarta Jakarta Dan Sekitarnya Jakarta Utara Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur kabupaten Kabupaten Karanganyar Kabupaten Kendal Kabupaten Lebak Kalimantan Karanganyar Kendal nasional Pendidikan Plus News Polres Polri Semarang Sulawesi Sumatera Sumatera Utara Tangerang TNI DAN POLRI

Selanjutnya: DPP FRJRI Meminta Pemerintah Segera Usut Tuntas Kasus WNA Penyelundup 14 Kilogram Emas di Bandara Soetta
Masuk
NEXT: DPP FRJRI Meminta Pemerintah Segera Usut Tuntas Kasus WNA Penyelundup 14 Kilogram Emas di Bandara Soetta

Bijak Dan Mulia - Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara di Indonesia, Segudang Ilmu Tanpa Prestasi Menorehkan Cinta Tanah Air Ibu Pertiwi Untuk Nusa Dan Bangsa Indonesia.

Alam Semesta Mengiringi Setiap Insan Yang Berbudi Pekerti Luhur Mencerdaskan Kedepan Anak Cucu di Indonesia Semua Tidak Miskin Akan hal-hal kehidupan. Untuk Menunjang Mutu Pendidikan, Kesehatan, Perekonmian, Sosial Dan Budaya, Politik, Hukum, Tata Negara, Militer TNI dan Polri, Serta Rakyat Indonesia Menikmati Bekal di Dunia ini Agama, Dunia Dan Akhirat-Nya tersampaikan pada titik Kebahagian Sejahtera Selama-lama nya

klik juga : http://www.inadigital.co.id

Multibahasa Untuk Mengedepankan Mutu Digitalisasi Dalam Sumber Berita-Berita Dengan Struktur Gaya Bahasa Bebas, Kreatif, Inovatif, Ubahan Tangan Jurnalis Lokal di Masyarakat Untuk menciptakan baik dan benar dipengelolaan sederhana selaras menampilkan suasana kajian-kajian yang selalu argumentasi para tokoh, cendikia, maupun sekali kita diberikan ilmu pengetahuan meningkatkan stabilitasisator pengunjung, dan sebagainya sumber daya manusia tak ujub akan hal dunia di penitian pencarian fakta-fakta dua arah, keseimbangan nya pun terdedikasi saling memuliakan satu sama lain di kinerja sama kedepan.

#Bersama Indonesia Maju #Lampung #pontianak Asahan Bali Banten Bekasi berita Berita Jakarta Berita Jawa Tengah berita kalimantan Berita Terkini Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta Daerah Propinsi Jawa Tengah Daerah Provinsi Jawa Tengah DKI Jakarta headline Indonesia Internasional Jabodetabek Jakarta Jakarta Dan Sekitarnya Jakarta Utara Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur kabupaten Kabupaten Karanganyar Kabupaten Kendal Kabupaten Lebak Kalimantan Karanganyar Kendal nasional Pendidikan Plus News Polres Polri Semarang Sulawesi Sumatera Sumatera Utara Tangerang TNI DAN POLRI

Journalist Society Them - Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara - Keredaksian Dalam Mengolah Dengan Mutu VISI Bijak Dan Mulia

Jl.Plumpang B No.18 Rawabadak Selatan, Koja 14230 / Cs@ : 0858 - 4608 - 7780

You cannot copy content of this page

Click to listen highlighted text!