Selamat datang di JST News Media

Ke-Pancasila-an Dalam Hidup dan Karya Rama Mangun

Picsart 24 06 01 18 25 36 419

Ke-Pancasila-an Dalam Hidup dan Karya Rama Mangun

JST-NEWS.COM. | YOGYAKARTA

Secuil keteladanan lebih berarti dari pada segudang nasehat. Itulah salah satu kata-kata yang keluar dari Rama Y.B. Mangunwijaya, Pr dan dikutip oleh Dr. Drs.B.Archadius Benawa, M.Pd dalam webinas Sabtu, 1 Juni 2024. Webinar untuk memperingati hari lahir Pancasila, yang diselenggerakan oleh Uninersitas Atmajaya Yogyakarta, ISKA DPD DIY dan IKAFITE (Ikatan Alumi Filsafat Teologi). Kita bangsa Indonesia yang memiliki nilai-nilai luhur Pancasila ini membutuhkan tokoh panutan yang konsisten sepanjang hidupnya mempraktikan nilai-nilai Pancasila secara murni dan konsekuen. Kehidupan dan karya Romo YB. Mangunwijaya kiranya merupakan salah satu tokoh yang patut diteladani ke-Pancasila-annya.
Dalam hidup dan karya Romo Mangun nilai-nilai Pancasila tidak hanya berhenti dalam wacana di altar suci, tetapi membumi ke β€œtlatar wong cilik”. Nilai-nilai keutamaan moral Pancasila yang hadir dalam kehidupan dan karya Rama Mangunwijaya perlu diteladani untuk penguatan fondasi Pancasila . Dalam kegetiran hidup bangsa yang serasa diinjak-injak oleh penjajah meski Indonesia sudah merdeka, Romo Mangun waktu itu lebih memilih bergabung menjadi Tentara Pelajar.

Pada masa Revolusi fisik pada tahun 1945 Y. B. Mangunwijaya bergabung sebagai prajurit TKR Batalyon X divisi III dan bertugas di asrama militer di Vrederburg, lalu di asrama militer di Kotabaru, Yogyakarta. Rama Y.B.Mangunwijaya sempat ikut dalam pertempuran di Ambarawa, Magelang, dan Mranggen.
Setahun kemudian, beliau kembali melanjutkan sekolahnya di STM Jetis dan bergabung menjadi prajurit Tentara Pelajar. Setelah lulus pada 1947, Agresi Militer Belanda I melanda Indonesia sehingga Y. B. Mangunwijaya kembali bergabung dalam TP Brigade XVII sebagai komandan TP Kompi Kedu. Di masa ini, Ia pernah bertugas jadi pengantar makanan komandan batalion Mayor Soeharto (yang kemudian jadi Presiden ke-2 RI) di front Mranggen, Semarang.
Salah satu momen yang mengubah hidupnya adalah pidato dari Mayor Isman ketika dia bersama rekan-rekan prajurit disambut bak pahlawan oleh masyarakat Malang. Penolakan dari komandan batalion Tentara Rakyat Indonesia Pelajar (TRIP), Mas Isman, dalam pidatonya sebagai berikut, β€œKami bukan pahlawan. Kami telah membunuh, membakar, merusak, tangan kami penuh darah. Yang pantas disebut pahlawan adalah rakyat yang terjajah dan teraniaya. Maka jangan mengelu-elukan saya, lebih baik perhatikan anak-anak muda ini, yang bisa berguna nantinya.

Karya lain dari Romo Mangun adalah menjadi dosen luar biasa di Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Gadjah Mada selama 13 tahun (1967-1980). Selepas menjadi dosen di UGM, Ia tetap berkarya sebagai seorang arsitek independen. Sebagai Arsitek Romo Mangun dijuluki sebagai Bapak Arsitektur Modern Indonesia. Salah satu penghargaan yang pernah diterimanya adalah Penghargaan Aga Khan untuk Arsitektur, yang merupakan penghargaan tertinggi karya arsitektural di dunia berkembang, dan untuk rancangan permukiman di tepi Kali Code, Yogyakarta dipuja oleh Emil Salim.
Ia juga menerima The Ruth and Ralph Erskine Fellowship pada tahun 1995 sebagai bukti dari dedikasinya terhadap wong cilik. Hasil jerih payahnya untuk mengubah perumahan miskin di sepanjang tepi Kali Code mengangkatnya sebagai salah satu arsitek terbaik di Indonesia.
Sebagai catatan, rumah-rumah penghuni pinggiran kali Code tersebut kebanyakan dibangun oleh Romo Mangun menggunakan dana sendiri bukan berasal dari dana LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat).

Menurut Erwinthon P. Napitupulu, penulis buku tentang Romo Mangun yang diluncurkan pada akhir tahun 2011, Romo Mangun termasuk dalam daftar 10 arsitek Indonesia terbaik. Penghargaan arsitektur dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) untuk tempat peziarahan Sendangsono
Karya arsitektur Romo Mangun: Altar dan tabernakel di Gereja Pertapaan Santa Maria Rawaseneng. Sebuah karya ukiran kayu yang dirancang oleh Romo Mangun mengelilingi tabernakel; Bunda Maria yang mengatupkan tangan terukir di atasnya. Permukiman warga tepi Kali Code, Yogyakarta. Kompleks Religi Sendangsono, Yogyakarta, Gedung Keuskupan Agung Semarang, Gedung Bentara Budaya, Jakarta, Gereja Katolik Jetis, Yogyakarta, Gereja Katolik Cilincing, Jakarta, Markas Kowihan II dan Biara Trappist Gedono, Getasan, Salatiga.
Dari Dr. Drs. Bernadus Wibowo Suliantoro, M.Hum, membawakan materi β€œNilai – Nilai Keutamaan Moral Rama Y.B Mangunwijaya Sebagai Penguatan Fondasi Filosofi Pancasila” Dalam uraiannya dikatakan bahwa Pancasila merupakan kumpulan 5 nilai keutamaan moral asasi yang diyakini dan dijunjung tinggi oleh bangsa Indonesia.

Eksistensi 5 nilai keutamaan moral
β€œ Sein im Sollen” & β€œSollen im Sein”. Nilai-nilai keutamaan moral perlu diinternalisasikan kedalam segenap kehidupan bermasyarakat, berbangsa maupun bernegara. Salah satu metode untuk menginternalisasikan nilai-nilai moral dengan menggunakan keteladanan. β€œSecuil keteladanan lebih berarti dari pada segudang nasihat” Di Indonesia sangat terbatas figure atau tokoh yang dapat diteladani untuk digunakan sebagai Role Model. Hidup dan karya serta pelayanan Rama Y.B. Mangunwijaya dapat dijadikan sebagai salah satu inspirasi dan alternatif.

Rama Dr.CB.Mulyatno, Pr telah memberikan contoh-contoh karya Rama Y.B. Mangunwijaya dalam dunia Pendidikan. Dalam karya Pendidikan karya Rama Y.B.Mangunwijaya mengintegrasikan 3 pilar utama Pendidikan yaitu rumah-sekolah-masyarakat. Karya peninggalan Rama Y.B.Mangunwijaya yang masih hidup yaitu Dinamika Edukasi yang mengintegrasikan 3 pilar Pendidikan. Anak tidak dijejali dengan hafalan – hafalan tetapi diajak memperlajari hidup. Mereka mengenali lingkungan hidupnya, berinteraksi dan menemukan inspirasi atau permasalahan dan menyelesaikan.
Dari webinar ini peserta berpendapat atas hidup, karya dan pengabdiannya pantas kalau Rama Y.B.Mangunwijaya, Pr dianugerahi sebagai pahlawan nasional. Webinar dalam rangka memperingati hari lahir Pancasila tersebut menampilkan narasumber Dr.Drs.Bernadus Wibowo Suliantoro, M.Hum, Rama Dr.CB.Mulyatno, Pr dan Dr.Drs.Acadius Benawa, M.Pd serta dimoderatori Dr.Imma Indradewi SH, M.Hum.

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network
● LIVE
Breaking News: Berita Terbaru Hari Ini
Ekonomi Nasional Menguat
Teknologi AI Mengubah Dunia Media
πŸ”΄ BREAKING NEWS
πŸ”₯ Berita viral hari ini dari JST-NEWS β€’ Update nasional terbaru β€’ Info terkini terpercaya β€’ Skandal terbaru menggemparkan publik β€’ Pantau terus JST-NEWS MEDIA GROUP πŸš€

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

Β 

ULAMA MUDA MILINEALISASI BERSAMA
TIM JST-NEWS MEDIA NASIONAL - DEKENGE'PUSAT GUS IDHAM & GUS ALFI
Klik juga : https://tni.mil.id/
Letnan Jenderal TNI Rudianto, S.M., C.S.F.A.

DEDIKASI DALAM BANGSA DAN NEGARA INDONESIA - BERSAMA MEDIA JST-NEWS

Ibu Negara RI, Bersama ASEAN KE - 42 Bajo Spouse Program, Untuk Indonesia Red-Info/Rika.K
Sukses Kopi Barista - Ayam Bakar , Bantaran Kalimalang - Buaran : Jakarta Timur For Anto Yds & Putri , Stevan, Rizky ( Sukses N Berkarya JST-NEWS)
Silaturahmi Tim-Management Artis JST-News /Ed-RidhoFMΒ©2023-Kediaman/Ust.Syauqi Zainuddin
LOTIM - NTB Β©Reportnews-Jst-News.KUSMIARDI,S.P
Selanjutnya: Ke-Pancasila-an Dalam Hidup dan Karya Rama Mangun
Juni 2024
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

#Bersama Indonesia Maju #Lampung #pontianak Asahan Bali Banten Bekasi berita Berita Jakarta Berita Jawa Tengah berita kalimantan Berita Terkini Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta Daerah Propinsi Jawa Tengah Daerah Provinsi Jawa Tengah DKI Jakarta headline Indonesia Internasional Jabodetabek Jakarta Jakarta & Sekitarnya Jakarta Dan Sekitarnya Jakarta Utara Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur kabupaten Kabupaten Karanganyar Kabupaten Kendal Kabupaten Lebak Kalimantan Karanganyar Kendal nasional Plus News Polres Polri Semarang Sulawesi Sumatera Sumatera Utara Surakarta TNI DAN POLRI

Selanjutnya: Ke-Pancasila-an Dalam Hidup dan Karya Rama Mangun
Masuk
NEXT: Ke-Pancasila-an Dalam Hidup dan Karya Rama Mangun

Bijak Dan Mulia - Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara di Indonesia, Segudang Ilmu Tanpa Prestasi Menorehkan Cinta Tanah Air Ibu Pertiwi Untuk Nusa Dan Bangsa Indonesia.

Alam Semesta Mengiringi Setiap Insan Yang Berbudi Pekerti Luhur Mencerdaskan Kedepan Anak Cucu di Indonesia Semua Tidak Miskin Akan hal-hal kehidupan. Untuk Menunjang Mutu Pendidikan, Kesehatan, Perekonmian, Sosial Dan Budaya, Politik, Hukum, Tata Negara, Militer TNI dan Polri, Serta Rakyat Indonesia Menikmati Bekal di Dunia ini Agama, Dunia Dan Akhirat-Nya tersampaikan pada titik Kebahagian Sejahtera Selama-lama nya

klik juga : http://www.inadigital.co.id

Multibahasa Untuk Mengedepankan Mutu Digitalisasi Dalam Sumber Berita-Berita Dengan Struktur Gaya Bahasa Bebas, Kreatif, Inovatif, Ubahan Tangan Jurnalis Lokal di Masyarakat Untuk menciptakan baik dan benar dipengelolaan sederhana selaras menampilkan suasana kajian-kajian yang selalu argumentasi para tokoh, cendikia, maupun sekali kita diberikan ilmu pengetahuan meningkatkan stabilitasisator pengunjung, dan sebagainya sumber daya manusia tak ujub akan hal dunia di penitian pencarian fakta-fakta dua arah, keseimbangan nya pun terdedikasi saling memuliakan satu sama lain di kinerja sama kedepan.

#Bersama Indonesia Maju #Lampung #pontianak Asahan Bali Banten Bekasi berita Berita Jakarta Berita Jawa Tengah berita kalimantan Berita Terkini Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta Daerah Propinsi Jawa Tengah Daerah Provinsi Jawa Tengah DKI Jakarta headline Indonesia Internasional Jabodetabek Jakarta Jakarta & Sekitarnya Jakarta Dan Sekitarnya Jakarta Utara Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur kabupaten Kabupaten Karanganyar Kabupaten Kendal Kabupaten Lebak Kalimantan Karanganyar Kendal nasional Plus News Polres Polri Semarang Sulawesi Sumatera Sumatera Utara Surakarta TNI DAN POLRI

Journalist Society Them - Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara - Keredaksian Dalam Mengolah Dengan Mutu VISI Bijak Dan Mulia

Jl.Plumpang B No.18 Rawabadak Selatan, Koja 14230 / Cs@ : 0858 - 4608 - 7780

You cannot copy content of this page

Click to listen highlighted text!