H. Emir Nuswantoro, SS, SE : Jamasan Pusaka Bisa Dijual jadi Paket Wisata
JST-NEWS.COM | YOGYAKARTA

“Saya sudah 2 tahun ini rutin mengikuti ritual jamasan pusaka ini, dan adanya event jamasan pusaka ini memudahkan para kolektor maupun pemilik pusaka untuk ngrumat pusakanya,” tutur Emir yang hadir dalam Jamasan Pusaka di nDalem Kaneman disertai putranya Fabian Elfatta Daniswara, Hari Minggu (14/7).
Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE, Ketua LPMK Kadipaten hadir dalam ritual Jamasan Pusaka di nDalem Kaneman Jl. Kadipaten 44 membawa 3 pusaka berupa keris untuk diikutkan prosesi jamasan yang digelar setiap bulan Sura ini.
Di sela ritual jamasan, penyelenggara RM. Rahardyan Candra Ismaya didampingi Andi Hendro Irianto (Ketua Kampung Kadipaten Kidul) mengatakan bahwa ritual jamasan pusaka yang digelar oleh Pokdarwis Kadipaten, Rintisan Kelurahan Budaya (RKB) Kadipaten dan Paguyuban Konco Kenthel Widyo Budoyo digelar selama 2 hari, tanggal 14 dan 15 Juli. “Setiap hari hanya membatasi 50 pusaka yang dapat dijamas,” tutur Candra.
Haryawan Emir Nuswantoro, SS, SE ingin Pokdarwis dan RKB Kadipaten di tahun-tahun mendatang dapat mengemas event ritual jamasan pusaka ini sebagai peristiwa budaya yang layak jual sebagai paket wisata tahunan. “Dalam upaya melestarikan tradisi, maka event jamasan pusaka harus diagendakan rutin setiap tahun dan sebaiknya digratiskan, supya lebih banyak masyarakat yang mengikuti tradisi ini. Saya yakin Dana Keistimewaan bisa diakses untuk peristiwa budaya yang adiluhung ini,” tutur Emir, yang juga tercatat sebagai anggota Pokjanis Sumbu Filosofi DIY, dan selalu hadir di tengah-tengah warga untuk nyengkuyung dan memotivasi dalam berbagai event.
“LPMK Kadipaten akan bersinergi dengan semua institusi di Kadipaten, berupaya mewujudkan berbagai event budaya untuk dapat dinikmati warga lokal maupun wisatawan. Tentu kalo wisatawan harus bayar,” pungkas Emir sembari tersenyum.
























