Rumah dan Gudang Perabot di Kaligading Kendal Terbakar, Kapolsek Boja Ingatkan Bahaya Musim Kemarau
BOJA, KENDAL β Musibah kebakaran menghanguskan satu unit rumah sekaligus gudang penyimpanan barang dagangan milik M. Nasir (71) di Dusun Blorong RT 05/RW 04, Desa Kaligading, Kecamatan Boja, Kabupaten Kendal, Senin (10/8/2026) siang.
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material ditaksir mencapai Rp400 juta. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting listrik di bagian depan bangunan.
Kapolsek Boja, AKP Budijanton, S.H., menyampaikan bahwa pihak kepolisian menerima laporan kejadian sekitar pukul 14.45 WIB. Petugas gabungan dari Polsek Boja, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas langsung diterjunkan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk membantu mengamankan area serta berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dan PLN.
“Peristiwa kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Api diduga muncul akibat korsleting listrik di bagian depan rumah yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan perabot rumah tangga,” ungkap AKP Budijanton.

Insiden ini pertama kali diketahui oleh Bayu Pamungkas, tetangga korban yang rumahnya berdampingan. Saat sedang beristirahat di ruang tamu, ia mencium bau hangus menyengat. Ketika mengecek ke luar, ia melihat kobaran api sudah membakar bagian depan rumah korban.
Bayu sempat mencoba membuka pintu depan yang terkunci. Pemilik rumah, M. Nasir, yang datang dari arah barat juga berupaya membuka akses masuk untuk memadamkan api, namun gagal. Keduanya lantas berteriak meminta pertolongan warga sekitar.
Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung bergotong-royong menjinakkan api dengan alat seadanya. Tak lama berselang, dua unit mobil Pemadam Kebakaran Boja tiba di lokasi. Setelah satu jam penanganan intensif, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan secara total.
Berdasarkan pendataan awal di TKP, bangunan tembok berukuran 9×12 meter tersebut mengalami kerusakan berat dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Selain itu, seluruh stok perabot rumah tangga yang disimpan di gudang tersebut ikut ludes terbakar dengan estimasi nilai kerugian Rp200 juta.
Usai penanganan api dan menggelar apel konsolidasi bersama jajaran personel serta tim pemadam kebakaran di lokasi, Kapolsek Boja memberikan imbauan tegas kepada seluruh masyarakat Boja dan sekitarnya agar lebih waspada, terutama menghadapi cuaca di musim kemarau.
“Musim kemarau membuat berbagai material menjadi sangat kering dan mudah terbakar. Kami meminta masyarakat untuk rutin mengecek instalasi listrik rumah, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta menyalakan api atau membakar sampah tanpa pengawasan,” jelasnya.
AKP Budijanton menekankan bahwa arahan keselamatan ini tidak hanya berlaku bagi warga, tetapi juga wajib dijalankan oleh seluruh anggotanya di lapangan.
“Imbauan ini berlaku untuk semua, tidak terkecuali jajaran personel Polsek Boja dan Bhabinkamtibmas. Anggota kami instruksikan untuk aktif turun ke desa-desa binaan memberikan edukasi pencegahan. Langkah antisipasi dini sangat penting agar musibah serupa tidak terulang kembali,” tegas AKP Budijanton.
Red-Spyd
























