Sanusi Si Raja Komben, Siapa Sih? Sosok yang Ramai Disebut di LINK VIBER CUP 2026
TANGERANG, Indonesia JST NEWS— Riuh suara suporter, sorak gol, dan ketegangan pertandingan menjadi warna tersendiri dalam perjalanan LINK VIBER CUP 2026 di Stadion Mini Pangeran Jaga Lautan, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang. Sabtu (19/9/2026)
Namun, di antara suara komentator dan dua reporter yang mengawal jalannya pertandingan, ada satu nama yang cukup sering mengemuka dari balik mikrofon: Raja Komben Sanusi, Alat-Alat Pertanian Waliwis, Mekar Baru.
Nama tersebut bukan muncul sebagai pemain yang berlaga di lapangan. Sanusi hadir sebagai bagian dari dukungan pelaku usaha lokal terhadap perjalanan kompetisi sepak bola yang telah menjadi salah satu hiburan masyarakat.
Sebagai pencinta olahraga sepak bola sekaligus pelaku usaha lokal, Sanusi bersama Raja Komben Waliwis Alat-Alat Pertanian turut memberikan dukungan terhadap kemeriahan LINK VIBER CUP 2026.
Dukungan itu tidak berhenti pada pertandingan. Kehadiran turnamen juga menjadi ruang pertemuan masyarakat sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku UMKM lokal untuk menggerakkan aktivitas ekonomi di sekitar lokasi pertandingan.
Bagi Sanusi, sepak bola memiliki makna yang lebih luas. Lapangan hijau bukan hanya tempat berlangsungnya pertandingan, tetapi juga ruang bertemunya olahraga, hiburan rakyat, persaudaraan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. (18/9)
“Insyaallah, mudah-mudahan tahun depan kami bisa menjadi sponsor utama untuk ikut memeriahkan para pencinta olahraga sepak bola di Pangeran Jaga Lautan,” ujar Sanusi.
Ia berharap LINK VIBER CUP 2026 dapat berlangsung lancar hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai. Menurutnya, semangat kompetisi perlu berjalan seiring dengan sportivitas dan persaudaraan.
“Kami berharap pertandingan LINK VIBER CUP 2026 berjalan lancar. Yang paling penting, tetap menjaga tali persaudaraan dan sportivitas. Mudah-mudahan kegiatan ini juga bisa terus memajukan UMKM lokal, khususnya di wilayah Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang,” tuturnya.
Dukungan Raja Komben Waliwis Alat-Alat Pertanian menjadi salah satu warna di balik kemeriahan turnamen. Sebab, sebuah kompetisi sepak bola masyarakat tidak hanya hidup karena pemain yang bertanding, tetapi juga karena suporter, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pihak yang turut memberikan dukungan.
Tak heran apabila nama Raja Komben Sanusi kemudian berulang kali disebut oleh dua reporter yang mengawal pertandingan. Nama tersebut menjadi bagian dari cerita di balik riuhnya LINK VIBER CUP 2026—tentang bagaimana dunia usaha lokal ikut mengambil bagian dalam mendukung olahraga yang tumbuh dari tengah masyarakat.
Lebih dari sekadar pertandingan, geliat LINK VIBER CUP 2026 memperlihatkan bahwa sepak bola lokal memiliki ruang yang beririsan dengan kehidupan masyarakat. Ketika pertandingan berlangsung, aktivitas ekonomi ikut bergerak. Pedagang makanan dan minuman, jajanan, usaha kelontong, hingga pelaku UMKM lainnya memperoleh ruang untuk beraktivitas di tengah keramaian.
Di Pangeran Jaga Lautan, lapangan hijau menjadi titik temu antara pemain, suporter, masyarakat dan pelaku usaha. Sebuah pertandingan dapat berakhir ketika peluit panjang dibunyikan, tetapi cerita di sekelilingnya terus berjalan.
Pada akhirnya, sepak bola bukan semata tentang skor di papan pertandingan. Ia juga tentang bagaimana sebuah lapangan mampu mempertemukan masyarakat, menghidupkan hiburan rakyat, membuka ruang ekonomi, serta menjaga tali persaudaraan.
LINK VIBER CUP 2026 menjadi salah satu potret kecil dari geliat tersebut—ketika olahraga tumbuh bersama masyarakat dan dukungan dunia usaha lokal hadir sebagai bagian dari perjalanan.
Dari Pangeran Jaga Lautan, cerita itu bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang tersingkir, tetapi tentang masyarakat yang hadir, UMKM yang bergerak, dan semangat kebersamaan yang terus dijaga.(*)
Imron R. Sadewo (Bocah Angon)-Tim
