- Berita Terkini
- Jawa Barat
- Keagamaan
- Kebudayaan
- Kesenian
- Modern
- Nasional
- Organisasi
- Plus News
- Sains Dan Teknologi
- Serba-serbi
- Sosial
- Tradisional
Ikawangi Korwil Depok Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW “Merawat Sunah, Menebar Kasih, dan Menggapai Syafa’at”
Depok, Jawa Barat — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar momentum mengenang hari kelahiran seorang Rasul, melainkan ruang refleksi untuk memahami perjalanan hidup, perjuangan, keteladanan, dan risalah kasih sayang yang diwariskan kepada seluruh umat manusia.(8/11/2026)

Melalui tema “Maulid Nabi Muhammad SAW: Merawat Sunah, Menebar Kasih & Menggapai Syafa’at”, Ikawangi Korwil Depok, Jawa Barat, mengangkat pesan penting tentang bagaimana umat Islam senantiasa menjaga ajaran Rasulullah SAW dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan beragama.
Nabi Muhammad SAW dilahirkan di Makkah pada Tahun Gajah. Sejak kecil, beliau telah menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ayahandanya, Abdullah, wafat sebelum beliau dilahirkan, sedangkan ibundanya, Aminah, meninggal ketika beliau masih berusia enam tahun.
Dalam perjalanan hidupnya, Rasulullah SAW tumbuh sebagai pribadi yang dikenal jujur, amanah, dan memiliki akhlak mulia. Masyarakat Makkah memberikan gelar Al-Amin, yang berarti orang yang dapat dipercaya.
Pada usia 40 tahun, Rasulullah SAW menerima wahyu pertama melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Peristiwa tersebut menjadi awal perjalanan kenabian dalam menyampaikan ajaran tauhid, mengajak manusia menyembah Allah SWT, meninggalkan kemungkaran, serta membangun kehidupan yang berlandaskan keadilan dan kasih sayang.
Perjuangan dakwah tidak berlangsung mudah. Rasulullah SAW menghadapi penolakan, penghinaan, ancaman, bahkan penganiayaan. Namun, beliau tetap mengedepankan kesabaran, kebijaksanaan, dan kasih sayang.
Dalam kisah nya histori yang dialami penceramah juga mengedukasi secara “semilir penuh canda cita rasa khidmat terdengarnya dapatkan – hadirin terkesimak oleh beberapa kesan klasik gimik memukau dari ; isi ngidung, sholawat, sampai tuturan histori Kang Haji Rhoma Irama yang berasal dari Kota Depok Pharayangan menjadi nyanyian rindu di tausiyah pagi ini berlangsung membawa marwah pendidikan agama dapat memberikan utuh murni anak bangsa ikut turut memahami fungsi menghafal para pemimpin kita”Tegasnya.
Adapun seasion lembut dari keharuman para pemimpin kiyai di Indonesia juga; mengeksplore dunia digital selalu tetap tumbuh berkembang maju berkelanjutan. dan perlu adanya rasa manfaat disetiap industri ekonomi anak bangsa berkarakter era masa ke masa esok – menjulang.
Penyampaian kisah candaan yang melekat disamping itu, KH.Andi Hidayat – Tutup manis pada al-kisah rawon dialami oleh kehidupan sehari-hari sesuai pulang ceramahnya yang pada suatu kisah adinda isteri shalihah nya amanatkan tegas: “Pak Ojolali Tumbasaken Rawon nggeh!!!” inilah sebuah inspirasi keakraban keluarga yang terdorong rasa empatik isteri mengamanahkan seorang ulama besar tanpa ada suatu ilmu itu rendah, tinggi diakhir zaman esok mendapatkan Syafa’at untuk semua para isteri shalihah didunia Depok dan sekitarnya.

Peristiwa hijrah dari Makkah menuju Madinah menjadi babak penting dalam sejarah Islam. Di Madinah, Rasulullah SAW membangun persaudaraan antara kaum Muhajirin dan Ansar, memperkuat kehidupan sosial, serta menanamkan nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Hingga akhir hayatnya, Rasulullah SAW meninggalkan warisan terbesar bagi umat manusia, yakni Al-Qur’an, sunah, dan keteladanan akhlak yang menjadi pedoman kehidupan.
Allah SWT menegaskan kedudukan Rasulullah SAW sebagai pembawa rahmat bagi seluruh alam.
QS. Al-Anbiya ayat 107
وَمَآ أَرْسَلْنَٰكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَٰلَمِينَ
“Dan Kami tidak mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi seluruh alam.”
Ayat ini mengandung pesan bahwa kehadiran Rasulullah SAW membawa nilai kasih sayang, kedamaian, keadilan, dan kemaslahatan. Ajaran beliau tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT (habluminallah), tetapi juga hubungan antarsesama manusia (habluminannas).Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan(*)
Allah SWT juga memberikan penegasan tentang keteladanan Rasulullah SAW melalui firman-Nya:
QS. Al-Ahzab ayat 21
لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًا
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.”
Pesan ayat tersebut mengajarkan bahwa mencintai Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui perbuatan nyata. Menjaga amanah, berkata jujur, menghormati orang tua, menyayangi sesama, menolong mereka yang membutuhkan, serta menjaga persaudaraan merupakan bagian dari upaya meneladani sunah Rasulullah.
Menggapai Syafa’at Rasulullah SAW
Satu ilmu membentuk harapan besar umat Islam adalah memperoleh syafa’at Rasulullah SAW pada hari kiamat, dengan izin Allah SWT.
Syafa’at bukanlah sesuatu yang dapat diperoleh hanya melalui pengakuan cinta secara lisan. Umat Islam diajak memperkuat keimanan, menjaga tauhid, menjalankan perintah Allah SWT, menjauhi larangan-Nya, serta memperbanyak selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Allah SWT berfirman dalam:
QS. Al-Isra ayat 79
وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”
Ayat ini menjelaskan tentang kedudukan terpuji (Maqaman Mahmuda) yang dianugerahkan Allah SWT kepada Rasulullah SAW. Dalam hadis sahih, kedudukan tersebut dikaitkan dengan syafa’at agung Rasulullah pada hari kiamat.
Allah SWT juga mengingatkan bahwa seluruh syafa’at berada dalam kekuasaan dan izin-Nya.
QS. Az-Zumar ayat 44
قُل لِّلَّهِ ٱلشَّفَٰعَةُ جَمِيعًا ۖ لَّهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
“Katakanlah, ‘Pertolongan itu seluruhnya milik Allah. Dia memiliki kerajaan langit dan bumi. Kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan.'”
Dengan demikian, syafa’at Rasulullah SAW merupakan kemuliaan yang diberikan Allah SWT atas kehendak dan izin-Nya, bukan kekuasaan yang berdiri sendiri.

Selawat sebagai Wujud Cinta kepada Rasulullah
Allah SWT memerintahkan orang-orang beriman untuk berselawat kepada Nabi Muhammad SAW.
QS. Al-Ahzab ayat 56
إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya berselawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Berselawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.”
Selawat menjadi salah satu bentuk kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW. Namun, kecintaan tersebut hendaknya berjalan seiring dengan pengamalan ajaran dan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Maulid sebagai Momentum Mempererat Persaudaraan
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Ikawangi Korwil Depok, Jawa Barat, diharapkan dapat menjadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.
Nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW mengajarkan bahwa perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan. Sebaliknya, persaudaraan, kepedulian sosial, saling menghormati, dan gotong royong merupakan bagian penting dalam membangun masyarakat yang damai.
Pada akhirnya, merawat sunah bukan hanya mengenang sejarah, menebar kasih bukan hanya mengucapkan kata-kata, dan menggapai syafa’at bukan sekadar harapan.
Ketiganya harus diwujudkan melalui keimanan, ketakwaan, akhlak mulia, serta amal saleh yang senantiasa mengiringi perjalanan hidup manusia.
Semoga peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat bagi kita semua untuk semakin mencintai Rasulullah, mengikuti sunahnya, memperbaiki akhlak, dan senantiasa memohon rahmat serta syafa’at beliau dengan izin Allah SWT.
Allahumma shalli ‘ala Sayyidina Muhammad wa ‘ala ali Sayyidina Muhammad.
Penyusun Naskah dikutip oleh : Widodo,S.Psi,C.BJ,CCR – Tim 3 Pers PLUS
Sumber Info@Redaksi – Santoso,Gus Pur, Kapten.TNI-AL’ Bagus Mondro Murti,Amd,S.T,Bambang, Ikawangi, PKK Depok – Dkk*
Dengan kisah dermawan seseorang dibekali ilmu kepimpinan – menoleh kalimat bijak dan mulia.
pada sebuah anugerah terindah tersampaikan juga melalui channel youtube yang diberikan secara nyata dilokasi bersama tim keredaksian.
Klik kunjungi dan subscribe channel nya nggeh …. ~hatur saji sembah nuwun:
Syukron Ila liqo ‘
Redaksi | 8 Nopember 2026
