FKPT Bangirejo: Ajak Warga Olah Sisa Organik Basah Dapurnya, Ini Manfaat Yang Diraih

Picsart 25 04 22 10 30 13 665

FKPT Bangirejo: Ajak Warga Olah Sisa Organik Basah Dapurnya, Ini Manfaat Yang Diraih

Loading

JST-NEWS.COM | YOGYAKARTA 

Picsart 25 04 22 10 27 53 059

Forum Kampung Panca Tertib Kampung Bangirejo Kelurahan Karangwaru Kota Yogyakarta menggelar rembug warga kampung Bangirejo di Balai RW Senin, 21 April 2025 yang dihadiri para tokoh masyarakat Bangirejo dari mulai Ketua Rukun Kampung Bangirejo, seluruh Ketua RW dan RT se Bangirejo, Ketua Bank Sampah, Ketua Poktan, penggerobak ( transpoter ) sampah, Faskel bank sampah kelurahan Karangwaru dan tentunya para pelopor ketertiban ( Pekerti ) yang tergabung dalam FKPT Bangirejo. Dari unsur pemerintahan hadir pula Lurah Karangwaru,Kemantren Tegalrejo hadir Kajasos dan Ketua JBM Tegalrejo, DLH Kota Yogyakarta dan dari Satpol PP kota Yogyakarta selaku OPD penumbuh FKPT di kota Yogya.

Seperti banyak diskusi di berbagai pelosok wilayah di kota Yogya rembug kali inipun sebagai upaya bersama pengurus mengajak warga untuk membuat komitmen bersama guna memetakan persoalan yang ada terkait luapan sampah rumah tangga yang masih belum lancar terangkut sehingga terkadang mengganggu lingkungan dengan bau tak sedap dan pemandangan kumuh, sering bungkus sampah dirusak tikus ataupun anjing untuk mengais sisa makanan. Polemik yang ada di masyarakat umum termasuk Bangirejo keluhan cukup mahalnya biaya penggerobak saat ini ditambah belum rutinnya pengambilan, sementara dari pihak penggerobak juga merasa masih belum cukup hasil yang diraih dikarenakan biaya yang mesti dibayar juga saat membuang di depo ditambah dengan jadwal angkut truk dari depo yang dirasa belum terjadwal dengan baik pula.

Hal tersebut dipandang perlu bagi warga bersama tokoh masyarakat dan pengurus FKPT Bangirejo untuk melakukan rembug warga dengan mengundang unsur pemerintahan terkait untuk duduk bersama memecahkan masalah yang ada dan mencari solusi atas persoalan untuk bisa dijalankan bersama sebagai komitmen bersama.

Picsart 25 04 22 10 25 12 548
Paparan Lurah Karangwaru

Lurah Karangwaru Anggit Safrudin, A.Md berupaya keras wilayah kerjanya bebas dari tumpukan sampah di jalan dan kelancaran angkutan ke depo masih perlu pembenahan mengingat jadwal truk angkut yang kadang belum sepadan dengan jumlah kiriman dari transpoter.

Kajasos Kemantren Tegalrejo Etik Purnawati, S.ST menyampaikan informasi baru akan dilaksanakannya pojok literasi di Kampung Bangirejo sebagai quick win Kemantren Tegalrejo dalam mendukung 100 hari kerja Walikota dan Wakil Walikota Yogyakarta selain terkait sampah, UMKM salah satunya adalah pojok literasi untuk tujuan putra putri kita bisa dalam beberapa jam di pojok literasi tanpa penggunaan gadget yang dirasakan bersama saat ini sudah banyak dampak negatif yang terjadi.

Narsum dari DLH kota Yogya hadir Irfan dan Drh. Supriyono menyampaikan secara gamblang regulasi dari wilayah melalui transpoter sampai ke depo sebagai transfer point untuk langsung diteruskan ke TPA untuk dipilah dan diproses pemusnahan maupun pemanfaatan kembali, terkait adanya pungutan liar di depo DLH Kota menyampaikan di luar ranah DLH kota dan telah menggandeng dari TNI untuk menyelidiki di lapangan dan akan memproses secara hukum bila terbukti sebagai pungli, juga disampaikan sampah menjadi tanggung jawab bersama terutama oleh penghasil sampah itu sendiri, secara bersama menjaga lingkungan dan jalan agar dari wilayah lain tidak secara sembarangan membuang sampah di kota Yogya.

K. Herman Setiawan selaku koordinator Forum Kampung Panca Tertib Bangirejo telah memetakan beberapa kendala yang masih ada yang membuat belum berjalan lancarnya program pemerintah kota Yogyakarta melalui DLH kota antara lain ditemukan di lapangan adanya penjadwalan hari tertentu bagi transpoter untuk membuang sampah di depo padahal dari DLH Kota menyampaikan bisa membuang setiap hari dari pukul 05.00 – 10.00 WIB kecuali dua hari libur Minggu dan kamis. Adanya tarikan biaya bagi para transpoter di kelompok seputaran depo menjadikan transpoter merugi dan berdampak menaikkan tarif ke warga yang diambil sampahnya perlu segera ada tindaklanjut pembenahan, dimana direncanakan staf DLH kota juga ditempatkan di masing masing depo guna pengawasan. Jadwal setor ke depo yang diberikan ke transpoter berdampak menumpuknya sampah di gerobak transprter di wilayah dan kembali menimbulkan protes warga.
FKPT Bangirejo bersama warga menyepakati mendukung program pemerintah kota Yogyakarta dengan memanfaatkan kembali sisa organik basah dari dapurnya untuk dimasukkan ke pot tanaman yang diberi tanah di dasar pot di atasnya diberi sisa organik basah bisa dijemur kering dan ditutup dengan tanah lagi di atasnya untuk dijadikan kompos media tanam. Untuk skala di luar rumah mengatasi daun daun pohon perlu adanya dukungan DLH kota Yogya bantuan alat pencacah daun agar bisa dimanfaatkan sebagai media tanam sehingga tidak terbuang ke depo. Pemaksimalan bank sampah untuk menerima anorganik memiliki nilai jual. Usulan untuk memperlengkapi transporter dengan timbangan sehingga transporter memiliki peran pelapak rongsok bagi warga yang diambil akan sangat membantu mewujudkan alur pengiriman sampah residu bebas bau dan pelan pelan hanya sampah residu saja yang diolah pemerintah dan warga terdata retribusi di kota Yogya.

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page