Selamat datang di JST News Media

Warning!!! Bank yang KORUPSI atau Orang SAWAH disebutan “Maling Maculi Keuangan Rakyat???” Banda Aceh KLIMAKS

korupsi

Warning!!! Bank yang KORUPSI atau Orang SAWAH disebutan “Maling Maculi Keuangan Rakyat???” Banda Aceh KLIMAKS

JST-NEWS.COMBanda Aceh, Gubernur Aceh Muzakir Manaf telah mengajukan dua nama calon Direktur Utama untuk PT Bank Aceh Syariah. Nama Syahrul, kini menjabat sebagai Pemimpin Divisi Perencanaan, disebut-sebut sebagai kandidat terkuat. Namun, perebutan kursi panas ini tak sesederhana proses administratif biasa. Di baliknya, bergulung persoalan-persoalan lama yang tak kunjung tuntas—dari soal moral, pengawasan publik, hingga etika informasi.

Bank Aceh adalah satu-satunya bank milik rakyat Aceh. Namun dalam praktik, institusi ini lebih menyerupai sapi perah: bukan hanya bagi elite pemegang kekuasaan, tapi juga sebagian oknum birokrat, pengusaha, dan oknum jurnalis. Selama dua tahun terakhir, posisi Direktur Utama menjadi medan tarik-menarik kekuasaan yang minim transparansi. Nama Fadhil Ilyas, misalnya, telah dua kali gagal disetujui oleh Otoritas Jasa Keuangan—pada 2022 dan kembali ditolak pada 2024 melalui dokumen resmi SR-100/PB.101/2022 dan SR-343/PB.02/2024.

Syahrul, sejauh ini, tidak memiliki jejak penolakan. Pengalamannya sebagai pejabat eksekutif bank memenuhi syarat sebagaimana tertuang dalam POJK 17/2023, yang mewajibkan calon memiliki minimal lima tahun masa kerja di jabatan strategis. Lebih dari itu, ia juga dinilai relatif bersih dari konflik internal serta tidak terlibat dalam lobi politik yang selama ini mewarnai proses pemilihan direksi.

Namun, informasi yang diperoleh tim investigasi dari sumber terpercaya menunjukkan proses seleksi ini tetap tak sepenuhnya steril. Di balik layar, terdapat jaringan kepentingan yang mencoba membentuk opini dan memengaruhi keputusan pemegang saham. Seleksi berlangsung dalam senyap, jauh dari pantauan publik. Padahal posisi ini mengendalikan uang triliunan rupiah—milik rakyat Aceh.

Kenapa publik Aceh tak tahu banyak? Mengapa media lokal jarang, bahkan nyaris tak pernah, membongkar persoalan di tubuh Bank Aceh?

Temuan investigasi ini menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan bukan semata akibat ketidaktahuan. Banyak pihak—yang seharusnya menjadi penjaga suara publik—ternyata telah terjebak dalam kenyamanan sistem. Informasi yang diperoleh tim investigasi dari sumber terpercaya menyebutkan, selama bertahun-tahun hubungan antara Bank Aceh dan sebagian oknum media dikondisikan melalui praktik yang halus tapi mengikat. Setiap menjelang hari besar seperti Ramadhan dan Idul Fitri, ratusan oknum wartawan menerima “paket meugang”—dalam bentuk bingkisan, uang tunai, hingga “amplop iklan” tanpa disertai pemberitaan yang layak.

Di luar momen itu, kegiatan liputan luar kota juga tak lepas dari aroma transaksional. Mulai dari akomodasi penuh, uang transportasi, hingga “pelatihan jurnalistik” yang tak menghasilkan laporan apapun. Beberapa media bahkan rutin memuat advertorial dan ucapan ulang tahun institusi tanpa menggali sisi kritis atau transparansi kinerja bank.

“Jatah itu dianggap wajar. Kalau terlalu kritis, bisa dicoret dari daftar,” ujar seorang jurnalis dari salah satu media lokal. Ia mengaku menerima bantuan transportasi dan uang saku, tanpa pernah menulis berita investigatif sedikit pun soal bank milik rakyat itu.

Keterangan itu menggambarkan relasi transaksional antara Bank Aceh dan sejumlah oknum media lokal. Fungsi kontrol yang seharusnya dijalankan oleh pers berubah menjadi kemitraan penuh kenyamanan. Media tak lagi menggigit, hanya mengangguk dan memuat—asal ada biaya cetak.

Pemantau media, Ery Iskandar, menyebut praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap nilai-nilai jurnalisme. “Ketika wartawan lebih takut kehilangan jatah daripada kehilangan kebenaran, maka yang lahir bukan berita, melainkan brosur berselubung etika,” ujar Ery.

Ia menilai, ada kebutuhan mendesak untuk membongkar praktik jurnalisme yang jinak terhadap kekuasaan, terutama di sektor-sektor yang menyangkut keuangan publik. “Media harusnya menjadi juru bicara rakyat, bukan bagian dari paket bingkisan lembaga.”

Kecurigaan ini bisa dibuktikan secara faktual. Rekaman CCTV di gedung utama Bank Aceh Syariah dapat memperlihatkan siapa saja yang datang menjelang hari raya. Beberapa petugas keamanan juga mengaku hafal wajah-wajah yang datang dengan kartu pers, membawa map, masuk lima menit, dan keluar dengan senyum.

“Kalau meugang atau hari besar, memang ramai. Biasanya siang menjelang sore. Ada yang datang diam-diam, ada juga yang langsung ke bagian humas,” ujar salah satu petugas keamanan.

Sementara itu, publik Aceh tak punya akses terhadap laporan investigatif soal Bank Aceh. Padahal dana yang dikelola mencapai triliunan rupiah, dan keputusan yang diambil bank berdampak luas terhadap pembangunan daerah. Tapi liputan yang muncul hanyalah berita syukuran, penyerahan CSR, atau peluncuran produk baru—tanpa analisis.

Jika kondisi ini dibiarkan, Bank Aceh akan terus menjadi institusi yang tertutup dari rakyat. Proses seleksi direksi hanya akan jadi ajang akomodasi kepentingan politik, bukan forum pemilihan profesional terbaik.

“Dan media—yang mestinya bersuara—malah memilih diam, larut dalam amplop, meugang, dan undangan liputan bertajuk “penguatan peran pers”, tutup Ery. (Tim Investigasi)

Apa iyah…  HUKUM itu ada UANG DISAYANG!!! atau TUMPUL sekali atau BISA BENAR TERHEMPAS!!! ” udah seperti angin lalu…”

Red@2025/6/11/Banda Acdeh-ER/Wid/JST-NEWS

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network
● LIVE
Breaking News: Berita Terbaru Hari Ini
Ekonomi Nasional Menguat
Teknologi AI Mengubah Dunia Media
🔴 BREAKING NEWS
🔥 Berita viral hari ini dari JST-NEWS • Update nasional terbaru • Info terkini terpercaya • Skandal terbaru menggemparkan publik • Pantau terus JST-NEWS MEDIA GROUP 🚀

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

ULAMA MUDA MILINEALISASI BERSAMA
TIM JST-NEWS MEDIA NASIONAL - DEKENGE'PUSAT GUS IDHAM & GUS ALFI
Klik juga : https://tni.mil.id/
Letnan Jenderal TNI Rudianto, S.M., C.S.F.A.

DEDIKASI DALAM BANGSA DAN NEGARA INDONESIA - BERSAMA MEDIA JST-NEWS

Ibu Negara RI, Bersama ASEAN KE - 42 Bajo Spouse Program, Untuk Indonesia Red-Info/Rika.K
Sukses Kopi Barista - Ayam Bakar , Bantaran Kalimalang - Buaran : Jakarta Timur For Anto Yds & Putri , Stevan, Rizky ( Sukses N Berkarya JST-NEWS)
Silaturahmi Tim-Management Artis JST-News /Ed-RidhoFM©2023-Kediaman/Ust.Syauqi Zainuddin
LOTIM - NTB ©Reportnews-Jst-News.KUSMIARDI,S.P
Selanjutnya: Warning!!! Bank yang KORUPSI atau Orang SAWAH disebutan “Maling Maculi Keuangan Rakyat???” Banda Aceh KLIMAKS
Juni 2025
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

#Bersama Indonesia Maju #Lampung Asahan Bali Bekasi berita Berita Jakarta Berita Jawa Tengah berita kalimantan Berita Terkini Berita Terkini Jawa Tengah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta Daerah Propinsi Jawa Tengah Daerah Provinsi Jawa Tengah DKI Jakarta headline Indonesia Internasional Jabodetabek Jakarta Jakarta & Sekitarnya Jakarta Dan Sekitarnya Jakarta Utara Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur kabupaten Kabupaten Karanganyar Kabupaten Lebak Kalimantan Karanganyar Kendal nasional Pendidikan Plus News Polres Polri Semarang Sulawesi Sumatera Sumatera Utara Surakarta TNI DAN POLRI

Selanjutnya: Warning!!! Bank yang KORUPSI atau Orang SAWAH disebutan “Maling Maculi Keuangan Rakyat???” Banda Aceh KLIMAKS
Masuk
NEXT: Warning!!! Bank yang KORUPSI atau Orang SAWAH disebutan “Maling Maculi Keuangan Rakyat???” Banda Aceh KLIMAKS

Bijak Dan Mulia - Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara di Indonesia, Segudang Ilmu Tanpa Prestasi Menorehkan Cinta Tanah Air Ibu Pertiwi Untuk Nusa Dan Bangsa Indonesia.

Alam Semesta Mengiringi Setiap Insan Yang Berbudi Pekerti Luhur Mencerdaskan Kedepan Anak Cucu di Indonesia Semua Tidak Miskin Akan hal-hal kehidupan. Untuk Menunjang Mutu Pendidikan, Kesehatan, Perekonmian, Sosial Dan Budaya, Politik, Hukum, Tata Negara, Militer TNI dan Polri, Serta Rakyat Indonesia Menikmati Bekal di Dunia ini Agama, Dunia Dan Akhirat-Nya tersampaikan pada titik Kebahagian Sejahtera Selama-lama nya

klik juga : http://www.inadigital.co.id

Multibahasa Untuk Mengedepankan Mutu Digitalisasi Dalam Sumber Berita-Berita Dengan Struktur Gaya Bahasa Bebas, Kreatif, Inovatif, Ubahan Tangan Jurnalis Lokal di Masyarakat Untuk menciptakan baik dan benar dipengelolaan sederhana selaras menampilkan suasana kajian-kajian yang selalu argumentasi para tokoh, cendikia, maupun sekali kita diberikan ilmu pengetahuan meningkatkan stabilitasisator pengunjung, dan sebagainya sumber daya manusia tak ujub akan hal dunia di penitian pencarian fakta-fakta dua arah, keseimbangan nya pun terdedikasi saling memuliakan satu sama lain di kinerja sama kedepan.

#Bersama Indonesia Maju #Lampung Asahan Bali Bekasi berita Berita Jakarta Berita Jawa Tengah berita kalimantan Berita Terkini Berita Terkini Jawa Tengah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta Daerah Khusus Jakarta Daerah Propinsi Jawa Tengah Daerah Provinsi Jawa Tengah DKI Jakarta headline Indonesia Internasional Jabodetabek Jakarta Jakarta & Sekitarnya Jakarta Dan Sekitarnya Jakarta Utara Jawa Barat Jawa Tengah Jawa Timur kabupaten Kabupaten Karanganyar Kabupaten Lebak Kalimantan Karanganyar Kendal nasional Pendidikan Plus News Polres Polri Semarang Sulawesi Sumatera Sumatera Utara Surakarta TNI DAN POLRI

Journalist Society Them - Berita Mendidik Citra Bangsa Dan Negara - Keredaksian Dalam Mengolah Dengan Mutu VISI Bijak Dan Mulia

Jl.Plumpang B No.18 Rawabadak Selatan, Koja 14230 / Cs@ : 0858 - 4608 - 7780

You cannot copy content of this page

Click to listen highlighted text!