KPK RI : “Menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Cilacap di wilayah (Jawa Tengah MULAI GELISAH SEMUA)
CILACAP – KPK RI menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Cilacap, Jawa Tengah. Dalam operasi senyap ini, KPK mengamankan sejumlah pihak, salah satunya Bupati Cilacap, Syamsul Auliya Rachman.
“Benar, [Bupati] Cilacap,” kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi, Jumat (13/3).
Namun Fitroh belum menjelaskan lebih lanjut mengenai perkara yang mendasari OTT tersebut. Termasuk jumlah pihak yang diamankan.
Mereka yang diamankan masih berstatus sebagai terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari para pihak yang diamankan.
Syamsul merupakan pria kelahiran Cilacap, 30 November 1985. Ia merupakan politikus PKB. Syamsul maju dalam Pemilihan Bupati Cilacap diusung PKB, Golkar, PKS, Demokrat, dan PSI.
Dalam kejadian ini semua, harap semua bupati dan ex.bupati di periode lalu akan semua diperiksa tegas dari seluruh instansi ; penggeledahan ini segenap mengacu untuk Indonesia Berish, Indonesia Kuat Dan Sehat Keropos dari sarang penyamun Koruptor selama ini juga digadang-gadang media “bagus-bagus tetapi berbau busuk didalamnya”.Tutupnya : Tim Penegak
Pergerakan menurut KPK menjadi bagian sakral pejabat daerah menjalankan rana politik hingga berbagai akses dikalangannya saja.
Menunggu Kabupaten lainnya, seluruhnya retakan kalian masih jadi penyamun lama disekitar, pura-pura baik padahal ada kebusukan individu bahkan golongan staf ahli, maupun staf terkait antar dinas ke dinas.
Bahkan masih ada juga; menurut beberapa oknum seragam dijadikan ketamakan nilai ASN / PNS, PPPK tak layak dikinerja pada bidang pemerintahan daerah #ratakan semua – Tim #KPK RI (bahkan pensiunan PNS /ASN/ Dstnya masih coba-coba main peran kembali di Instansi.
Redaksi | Jawa Tengah,13 Maret 2026
























