Proyek Saluran Air Bersih di Kampung Balongan Disorot Publik Karena Abaikan K3
KABUPATEN TANGERANG – Proyek pembangunan Saluran Air Bersih (SAB) di Kampung Balongan RT 04/03, Desa Sukamulya, Kecamatan Sukamulya, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, proyek yang diduga dibiayai melalui anggaran Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pemakaman (Perkim) tersebut dinilai tidak memperhatikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
“Berdasarkan pantauan di lokasi, para pekerja tidak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sebagaimana ketentuan K3 yang berlaku. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terhadap keselamatan para pekerja selama pelaksanaan proyek.
Selain itu,
“masyarakat juga mengaku tidak melihat adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan. Padahal, papan informasi merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi kepada publik yang memuat data penting, seperti nama kegiatan, sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, serta waktu pelaksanaan.
Tidak hanya itu, warga juga menduga hasil pekerjaan tidak sepenuhnya sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. Dugaan tersebut, menurut warga, perlu ditindaklanjuti melalui pemeriksaan oleh instansi yang berwenang agar kualitas pembangunan dapat dipastikan.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan, proyek yang menggunakan anggaran pemerintah seharusnya dilaksanakan secara transparan, mematuhi aturan K3, serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan.
“Kami meminta Dinas Perkim segera turun ke lapangan untuk mengevaluasi pekerjaan ini. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran atau ketidaksesuaian, harus segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” ujarnya.
Masyarakat juga meminta Dinas Perkim Kabupaten Tangerang meningkatkan pengawasan terhadap seluruh pelaksana proyek yang menggunakan anggaran pemerintah. Menurut mereka, pengawasan yang optimal diperlukan agar setiap pekerjaan dilaksanakan sesuai aturan, menjunjung tinggi keselamatan kerja, serta menghasilkan pembangunan yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Perkim Kabupaten Tangerang maupun pelaksana proyek belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan hak jawab demi menjaga keberimbangan pemberitaan sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik. (Red/Tim)
























