LINK VIBER CUP 2026 Hidupkan UMKM, Panitia Ajak Penonton Beli Tiket demi Keberlangsungan Turnamen
Tangerang, Indonesia JST NEWS– Di balik riuh sorak penonton dan sengitnya persaingan di lapangan hijau Stadion Mini Pangeran Jaga Lautan, tersimpan denyut kehidupan yang tak kalah penting. Turnamen LINK VIBER CUP 2026 bukan sekadar menghadirkan hiburan sepak bola, tetapi menjadi ruang bertemunya harapan, gotong royong, dan perputaran ekonomi masyarakat Kronjo Kabupaten Tangerang, Selasa (8/9/2026)
Sejak peluit pertandingan dibunyikan, kawasan stadion berubah menjadi pusat aktivitas warga. Deretan pedagang kuliner, jajanan anak-anak, minuman segar, bakso, kelontong hingga pedagang asongan memadati area sekitar stadion. Di balik setiap gerobak dan tenda sederhana, tersimpan cerita tentang keluarga yang menggantungkan harapan dari ramainya pertandingan.
Bagi sebagian orang, sepak bola adalah tontonan. Namun bagi para pelaku UMKM, turnamen ini adalah kesempatan untuk memperbaiki penghasilan. Omzet yang biasanya hanya berkisar Rp50 ribu hingga Rp70 ribu per hari, kini mampu meningkat hingga Rp300 ribu bahkan lebih setiap kali pertandingan berlangsung. Angka tersebut bukan sekadar keuntungan, melainkan tambahan biaya sekolah anak, kebutuhan rumah tangga, hingga modal usaha untuk hari berikutnya. (7/9)
Salah satu pelaku UMKM, Dhal, penjual Bakso Malang Asli Wonogiri yang telah lama menetap di Kecamatan Kronjo, mengaku merasakan langsung manfaat penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Alhamdulillah jualan lancar. Turnamen ini sangat membantu perekonomian warga sekitar. Semoga LINK VIBER CUP 2026 berjalan sukses sampai selesai. Pokoknya semangat bekerja, semoga acaranya terus lancar dan semakin besar ke depannya,” ujarnya.
Di sisi lain, tingginya antusiasme masyarakat juga terlihat dari padatnya penonton yang memenuhi tribun dan area sekitar lapangan. Meski demikian, panitia masih menemukan adanya pengunjung yang masuk tanpa membeli tiket.
Salah seorang petugas tiket berharap kesadaran masyarakat dapat terus tumbuh bahwa membeli tiket bukan sekadar memenuhi aturan, melainkan bentuk partisipasi nyata dalam menjaga keberlangsungan turnamen.
“Antusiasme penonton sangat tinggi. Namun dibandingkan tahun sebelumnya, masih ada yang belum membeli tiket. Padahal dari tiket itulah penyelenggaraan pertandingan dapat terus berjalan, kebersihan stadion bisa terjaga, keamanan dapat ditingkatkan, dan kegiatan seperti ini bisa terus dinikmati masyarakat,” tuturnya.
Panitia menilai, harga sebuah tiket sejatinya jauh lebih bermakna daripada nominal yang dibayarkan. Tiket menjadi simbol kepedulian terhadap keberlangsungan olahraga daerah sekaligus kontribusi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat. Setiap lembar tiket yang dibeli ikut membantu menciptakan lingkungan stadion yang bersih, nyaman, aman, serta memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk terus berkembang.
Ketua Panitia LINK VIBER CUP 2026, Triesno Sergio, menegaskan bahwa turnamen ini dibangun dengan semangat kebersamaan dan pemberdayaan masyarakat. (7/9)
“LINK VIBER CUP bukan hanya tentang mencari juara di atas lapangan. Kami ingin turnamen ini menjadi hiburan rakyat yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu kami mengajak seluruh pengunjung untuk membeli tiket resmi, menjaga kebersihan Stadion Mini Pangeran Jaga Lautan, menaati aturan yang berlaku, serta bersama-sama menciptakan suasana pertandingan yang aman, tertib, dan nyaman. Ketika masyarakat ikut berpartisipasi, manfaatnya akan kembali kepada masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, LINK VIBER CUP 2026 menjadi bukti bahwa sepak bola mampu menyatukan banyak kepentingan positif dalam satu ruang. Di lapangan lahir sportivitas, di tribun tumbuh kebersamaan, sementara di sudut-sudut stadion roda ekonomi masyarakat terus berputar.
Memasuki babak 16 besar hingga grand final nanti, panitia berharap antusiasme masyarakat semakin meningkat, diiringi dengan tumbuhnya kesadaran kolektif untuk membeli tiket, menjaga kebersihan, dan merawat fasilitas stadion sebagai aset bersama.
Sebab pada akhirnya, sebuah turnamen tidak hanya dikenang dari siapa yang mengangkat piala, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang ditinggalkannya bagi masyarakat.
LINK VIBER CUP 2026 mengusung semangat yang sederhana namun bermakna:
“Hiburan dari Rakyat, Oleh Rakyat, dan Kembali untuk Rakyat.”
Imron R Sadewo (Bocah Angon) -Tim
Redaksi | 8 September 2026
























