RTP Pancor Rp4 Miliar Diresmikan, Bupati Sukiman Azmy Minta Nama Diubah Jadi Plaza Hamzanwadi

JST–NEWS.COM-Ruang Terbuka Publik (RTP) dan pusat kuliner Pancor Lombok Timur, akhirnya diresmikan pada Selasa (18/7/2023).
Pembangunan RTP dan pusat kuliner ini menghabiskan anggaran Rp4 miliar, yang bersumber dari APBD Lombok Timur tahun 2023.
Bupati Lombok Timur, Sukiman Azmy meresmikan langsung RTP tersebut dan menjadi kado diujung masa kepemimpinannya di Lombok Timur.
Dalam sambutannya, bupati menyampaikan keinginan untuk RTP dan pusat kuliner pancor tersebut Bersinar, kendati nanti ia sudah tidak menjabat sebagai Bupati Lombok Timur.
“Makna Bersinar menggambarkan Pancor sebagai daerah Bersih, Indah, Nyaman, Aman dan Rapi,” ucap Sukiman saat meresmikan RTP dan pusat kuliner Pancor.
Bersinar lanjut Sukiman, memiliki arti yang luas, karena juga mengandung makna spiritual dan historis.
Demi tercapainya tujuan itu, bupati menekankan 3 hal penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan RTP dan pusat kuliner pancor itu.
Antara lain, jadikan pusat kuliner menjadi Bersinar, mengumpulkan semua potensi pedagang dan melengkapi jajanan atau kuliner dengan berbagai pilhan yang menarik dan sehat.
“Jadikan Pancor ini sebagai salah satu daerah Bersinar di mana kota Pancor menjadi kota yang religius. Dan jangan dikotori dengan aktivitas yang tidak semestinya,” jelasnya.
Bupati Sukiman juga jajaran Pemda Lombok Timur merevitalisasi fasilitas lain, yang dinilai pembangunannya kurang tepat di dalam RTP.
“Bisa dianggarkan perbaikan, baik di APBD Perubahan atau di APBD 2024 mendatang. Usul saya taman ini dinamakan Plaza Hamzanwadi,” pinta Sukiman.
Dia juga berharap slogan yang telah dipasang pada taman tersebut, diubah dengan slogan yang leboh bermakna.
“Seperti slogal Pancor Bersama itu, menurut saya lebih bermakna Pancor Bersatu karena Bersama belum tentu Bersatu,” kata Sukiman.
Sementara itu, Asisten I Setda Lotim, Ahmad Masfu menyebutkan, jumlah pedagang yang berjualandalam RTP sebanyak 70 orang.
Pemerintahberharap, denga adanya RTP dan pusat kuliner ini bisa mendongkrak pendapatan pedagang, sehingga tingkat perekonomian di masyarakat meningkat.
“Para pedagang ini menggunakan jalur jalan Pejanggik dari perempatan Masjid Jamik Pancor hingga ke Jalan Ahmad Dahlan Pancor, dibuka mulai pukul 17.00 sore hingga pukul. 02.00 dini hari,” ucapnya.
























