Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
JST-NEWS β Purnawirawan Polri Dharma Pongrekun kembali menyatakan pandangan kritisnya terhadap pola narasi global terkait wabah penyakit.(9/2) Sebelumnya, ia dikenal publik lantaran pernyataan kontroversialnya mengenai infeksi Covid-19 yang ia sebut permainan elit global. Paparan Serupa ia lontarkan terhadapΒ virus nipahΒ yang saat ini juga melanda sejumlah negara. Menurut Dharma, setiap kemunculan virus baru perlu ditelaah secara mendalam, bukan hanya dari sisi biologis, tetapi juga dari sisi kekuasaan dan kepentingan yang menyertainya. Ia menyoroti pola berulang dalam cara dunia diperkenalkan pada ancaman virus baru βSetiap kali dunia diumumkan βvirus baruβ, saya tidak lagi bertanya seberapa berbahaya virusnya, tapi siapa yang menamainya, atas perintah…
- Berita Terkini
- Daerah Khusus Jakarta
- Hukum
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan
- Karya Sastra
- Keagamaan
- Kebudayaan
- Kesenian
- Kuliner
- Lainnya
- Maluku
- Merauke
- Olahraga
- Organisasi
- Otomotif
- Panorama Alam
- Papua Nugini
- Pariwisata
- Pemerintahan
- Pendidikan
- Perfilman
- Pertahanan
- Plus News
- Politik
- Sains Dan Teknologi
- Sosial
- Sumatera
- TNI - POLRI
Partai Gema Bangsa – Mendekrit Dalam Deklarasi Penuh Menggema Secara Rakyat Punya Pilihan Untuk Indonesia Maju Emas Sejahtera
- Berita Terkini
- Daerah Khusus Jakarta
- Ekonomi
- Hukum
- Internasional
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan
- Lainnya
- Maluku
- Merauke
- Papua Nugini
- Pemerintahan
- Pendidikan
- Plus News
- Sains Dan Teknologi
- Sekolah Dasar
- Sekolah Lanjut Tingkat Pertama
- Sekolah Menengah Umum/Sederajat
- Sekolah Tinggi
- Sosial
- Sulawesi
- Sumatera
Google ANGKAT STATEMENT SENTILAN MANIS Di Minggu Pada Sejumlah Para Penikmat Jasa Google Indonesia
REVISI UU-TNI TIDAK PERKUAT DWIFUNGSI
JST-NEWS.COM β TNI, Polemik kehadiran revisi UU TNI yang dianggap sebagian pihak akan mengembalikan dwi fungsi TNI ke ranah politik menjadi pembahasan serius dalam beberapa bulan terakhir.(1/6/2025) Sejak ketok palu di DPR pada 26 Maret 2025 lalu, elemen mahasiswa dan beberapa LSM mendatangi kantor wakil rakyat untuk meminta pembatalan Undang undang TNI yang baru tersebut. Beberapa aktivis dan pengamat politik menilai, ada beberapa point yang dianggap menjadi celah bagi TNI untuk comeback ke ranah politik dan mengintervensi hukum. Namun, sebagian akademisi dan pengamat militer berpendapat lain, hal itu tak mungkin terjadi, karena pokok-pokok Revisi Undang-undaang TNI, hanya penambahan tugas di…
























