- Berita Terkini
- Daerah Khusus Jakarta
- Hukum
- Internasional
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan
- Karya Sastra
- Lainnya
- Maluku
- Merauke
- Organisasi
- Papua Nugini
- Plus News
- Sosial
- Sulawesi
- Sumatera
- Tradisional
RIFA DKK Tersenyum Tipis Bukan KORUPSI : “Dibalik Jeruji Pengadilan Semu – Hukum Berbuat Apa & Layar Sebelum Demo . . . ? Mana kalimat : advokat/pengacara dibalik pintu RAKYAT)”
JST-NEWS — Jawa Barat, Di tengah dinamika penegakan hukum nasional, sorotan publik kembali tertuju pada peran lembaga perwakilan rakyat. Proses hukum yang berlangsung di ruang pengadilan dinilai belum sepenuhnya menjawab kegelisahan masyarakat terhadap arah keadilan di Indonesia.(21/1/2026)
Sejumlah pihak menilai, penegakan hukum tidak cukup hanya ditampilkan melalui jeruji besi dan proses formal semata. Rakyat menuntut kejelasan sikap negara — khususnya DPR RI — dalam memastikan bahwa hukum berjalan adil, transparan, dan tidak tebang pilih.
Dalam negara yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat, kepercayaan publik menjadi fondasi utama demokrasi. Ketika keadilan hanya terlihat setelah tekanan sosial atau gelombang demonstrasi, muncul pertanyaan besar: apakah hukum bekerja karena kesadaran, atau karena desakan?
DPR RI sebagai lembaga representasi rakyat memiliki fungsi strategis tidak hanya dalam pembentukan undang-undang, tetapi juga dalam pengawasan moral terhadap jalannya kebijakan hukum nasional. Sikap kelembagaan yang jelas dinilai penting untuk menjaga stabilitas demokrasi dan mencegah lahirnya ketidakpercayaan publik.
Pengamat menilai, peran advokat, aparat penegak hukum, serta pembuat kebijakan harus berjalan dalam satu koridor konstitusi — yakni keadilan yang berpihak pada kepentingan rakyat, bukan kepentingan kekuasaan.
Media dan masyarakat sipil memandang, momentum ini seharusnya menjadi refleksi bersama. Negara hukum tidak diukur dari banyaknya perkara yang diproses, melainkan dari keberanian sistem menegakkan keadilan secara setara.
Di balik pintu-pintu kekuasaan, rakyat masih menunggu satu hal yang sederhana namun mendasar: kepastian bahwa hukum berdiri untuk semua.
Ketika keadilan menjadi terang, demokrasi akan berdiri kokoh.
Namun ketika keadilan kabur, kepercayaan rakyat menjadi taruhannya. Pengingat pesan dan etika rakyat tertutur : #Pak‼️ Presiden Prabowo Subianto – Jangan kehilangan RAKYAT – INGAT KAMI PAK‼️
Apakah Rakyat Indonesia, esok akan menjadi seperti mimik images tersebut – mati suri dalam keadilan, ketepatan, dan masa kebenaran #Jangan tunggu adanya pengadilan rakyat semesta.
Dalam implementasi video kami lakukan tranformasi tranparans, sbb :
























