Guru SD Penjagan 11 Pulogebang – Dinanti Keluarga Rumah “Tersayat Rundungan Duka KRL Alami Kecelakaan Kelam Bagi Kel.Nurlaela,S.Pd,M.Pd Hitungan Bulan Menyelesaikan Pendidikan Di Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
Bekasi – Innalillahi Wa’Innailaihi Rojiun Senin malam, 27 April 2026. Bu Nurlaela (37), guru PNS SD Pejagan 11 Pulogebang Jakarta Timur, naik KRL untuk pulang ke rumahnya di Cikarang Timur, Bekasi — seperti yang ia lakukan setiap hari. Ia tidak sampai. KRL yang ia tumpangi ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Bu Nurlaela adalah satu dari 15 korban yang meninggal malam itu. Seluruhnya perempuan, dari gerbong wanita. Yang membuat hati saya berat ketika membaca beritanya: Tiga bulan lalu, Bu Nurlaela baru saja lulus S2 di UNJ. Di usianya 37 tahun. Sambil mengajar setiap hari. Sambil menempuh perjalanan…
TEHERAN DIBALIK TIRAI SELIMUT: Bunga Putih, Senyum Tipis: Anak-Anak Iran Menanti Perang Usai
Teheran – Gelap menyelimuti ruangan pengungsian darurat di pinggiran Teheran, Senin malam, 28 April 2026. Di atas tikar tipis, tiga anak berbaring rapat. Dua lelaki dan satu perempuan. Usia mereka tak lebih dari sepuluh tahun. Yang di tengah mengenakan sweter abu-abu dengan sulaman bunga putih di dada. Ia tersenyum tipis ke arah kamera. Bunga itu jadi satu-satunya warna di ruangan yang dipenuhi bayang-bayang. Mereka adalah bagian dari ribuan warga sipil yang terpaksa mengungsi setelah eskalasi serangan udara di ibu kota pekan ini. Data sementara Bulan Sabit Merah Iran mencatat lebih dari 40.000 orang kehilangan tempat tinggal di wilayah Teheran saja….
KIPPAS ” Geruduk ” 3 SKPD di Jajaran Pemkab Asahan.
Indonesia JST-News, Asahan| Koalisi INDIPENDENT PEMUDA PEDULI ASAHAN ( KIPPAS ) yang terdiri dari LSM GAMPKER,.LSM GEMMAKKO,.dan LSM TUMPAS Geruduk 3 SKPD di Jajaran Pemkab Asahan yaitu Dinas Kesehatan, Dinas Tenaga Kerja,.dan Dinas Perumahan dan Permukiman ( 28 / 4 ). Dari ke tiga Kantor SKPD Tersebut, tidak ada seorangpun dari Dinas terkait yang Berani Menemui Para Pengunjukrasa sehingga Terkesan Takut Memberikan Klarifikasi langsung atas apa yang di sampaikan dalam Statement ” Ujar Andri S.Pandiangan kepada awak Media. Dalam Orasinya Andri Menyampaikan ” sampai saat ini Kepala Dinas Kesehatan dr. Hari Sapna masih Menerapkan Upah / Insentif bagi Kader Posyandu…
























