PT Avo Innovation Technology – Blunder “PHK” Karyawan/ti (Skincare bisa bersolek, Akhirnya Sang Ayah & Sang Ibu di Pekerjaan nya Tak Bisa Ikut Lebaran 1446 H)
![]()
Yogyakarta – PT Avo Innovation Technology, perusahaan skincare—dengan produk utama Avoskin—yang berbasis di Jogja selama ini dikenal para karyawannya dengan branding positif. Namun, menjelang lebaran 2025 ini, perusahaan tersebut melakukan proses PHK yang dinilai tidak manusiawi.
Sakit Hati Iya, Apalagi Se-kelas Dewa ini Perusahaan PT.Avo Innovation Technology Mendulang Rezeki dari Para Karyawan/ti di Usaha nya, Kini Brand Positif Menghantui Pikiran Suara Rakyat ( BERGEJOLAK PHK, Buat Luka Sang Ayah & Sang Ibu : Besarkan Kedua Anak Mengraut Tangis Luka Mendalam…!!! )
Pengumuman janggal Avo Jogja, Tuti (narasumber minta nama aslinya disamarkan), sudah berada di luar kota—dalam rangka mudik—ketika Avo Jogja memberi sebuah pengumuman janggal.
“Seluruh karyawan harus kembali ke Jogja setidaknya dalam rentang Kamis (20/3/2025) hingga Senin (24/3/2025). Karena pada Jumat (21/3/2025) aka nada townhall,” ungkap Tuti kepada Mojok, Rabu (26/3/2025) pagi WIB.
Saat itu, terutama di divisi Tuti, direktur divisinya menyebut ada urusan terkait penurunan performa.
Maka, wajar saja jika ada instruksi untuk kembali ke kantor secara mendadak, yang mengharuskan karyawan yang sudah mudik atau berada di luar kota harus secara darurat kembali ke Jogja.
Tuti pun kembali. Akan tetapi, ada perasaan janggal dengan panggilan kantor tersebut. Sebab, tidak ada penjelasan lebih gamblang.
Pengumuman hanya sebatas ada “townhall darurat” dan tidak jauh-jauh dari performa pekerjaan.
Hal serupa juga dialami oleh Budi (juga bukan nama sebenarnya). Dia masih berada di Jogja saat pengumuman janggal itu dia terima.
“Hanya bisa bertanya-tanya. Kok tiba-tiba banget ada townhall,” timpalnya saat berbagi cerita di waktu yang sama denga Tuti. Baik Tuti maupun Budi bekerja di Avo sudah kisaran empat tahunan.
Tiba-tiba PHK tanpa alasan yang jelas
Pada Jumat (21/3/2025) pukul 10.00 sejumlah karyawan perusahaan produsen Avoskin tersebut mengikuti townhall secara daring. Dalam townhall, diumumkan bahwa akan ada PHK, menimbang kondisi perusahaan yang konon tidak baik.
“Tidak ada transparansi.
Misalnya menyangkut kondisi perusahaan seperti apa yang dimaksud. Lalu kualifikasi orang yang kena PHK itu seperti apa, nggak ada,” ungkap Budi.
Setelah townhall, pada pukul 10.30-12.00 WIB ada email masuk ke akun masing-masing karyawan. Isinya instruksi agar masing-masing karyawan ke kantor sesuai jadwal yang telah ditentukan. Merentang Jumat-Sabtu.
Pertemuan itulah yang berisi pengumuman nama-nama yang kena PHK oleh Avo Jogja. Ada 92 karyawan yang kena PHK dari total 340-an karyawan di produsen Avoskin tersebut. Tuti dan Budi jadi dua di antaranya.
Suasana kantor pasca pengumuman berubah menjadi riuh.
Tentu saja, para karyawan yang kena PHK kaget. Kondisinya teramat janggal dan membingungkan.
Dengan demikian daerah pemerintah terkait, semoga sebuah perusahaan AVO yang telah lumayan signifikan dalam anggaran serta karyawan/ti nya.
Agar, dapat di panggil tindak lanjuti sebuah kehidupan inspirasi rakyat telah imbas dari sebuah problematika kehidupan pasca lebaran tak jadi – kepala pening bahkan kliyengan di sejumlah Idul Fitri bilangan 1446 H.
tadi nya berharap besok kembali ke keluarga bawa doku (sejumlah UMR – kini kandas di urung kesedihan mendalam mendera keluarga tersebut).
bagaimana nasib selanjutnya? semoga tak ada lagi korban PHK di perusahaan besar / kecil mengingat aturan segala apapun bentuk nya.
di mohon secara cermat peduli pada kepentingan suara rakyat mengais demi keselamatan anak bangsa dan negara terdidik keesokan bisa melangkah meraih masa depan, ternyata kemalangan jalan beberapa ilmu pengasih dan penyayang pun tergadai kan sejumlah dalih-dalih pengusaha sukses di perusahaan AVO tak mengindahkan kebijakan suatu Kementrian Tenaga Kerja,(*)
Penulis : DD bersama@info.awakmedia/2025
dipublikasi kan dalam beberapa awak media lain nya di Jogjakarta, Jawa Tengah.
https://jst-news.com/perusahaan-skincare-phk-di-panggil-saja-kemenaker-siap-musnahkan/
Red©26/3/2025/Jogyakarta/Jawa Tengah/JST-NEWS
