Babinsa dan Warga Kawal Pembagian Air: Tak Mau Ada Konflik Antar Kelompok Tani
![]()
Pebayuran Bekasi – Menjelang musim tanam, Babinsa Koramil 11/Pebayuran aktif memonitor kondisi pintu air di wilayah binaannya. Pada Senin (2/6/2025), Babinsa Sertu Amar melakukan pengecekan dan komunikasi sosial (komsos) di Pintu Air Pesiut, Kampung Cibulus RT 002 RW 05, Desa Karangpatri, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Amar memberikan penekanan kepada penjaga pintu air agar pengaturan distribusi air dilakukan secara adil dan merata. Hal ini penting untuk mencegah potensi konflik antar kelompok tani, mengingat musim panen telah usai dan petani akan segera memasuki masa pembajakan lahan.
“Kami tekankan agar air dibagi dengan merata. Jangan sampai ada kelompok tani yang merasa dirugikan. Ini untuk menjaga kondusivitas dan keharmonisan antarpetani,” ujar Sertu Amar di lokasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Damanhuri selaku penjaga pintu air, Otong selaku Kadus 01, Yadi selaku Ketua RT 002/05, serta Idris yang mewakili kelompok petani.
Sementara itu, PJ Danramil 11/Pebayuran Lettu Arm Dikin mengatakan bahwa kegiatan Babinsa ini merupakan bagian dari upaya TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui pendekatan teritorial.
“Monitoring ini untuk memastikan bahwa proses distribusi air ke lahan pertanian berjalan tertib. Jangan sampai ada gesekan antarpetani yang justru menghambat musim tanam berikutnya,” tegasnya.
Salah satu tokoh petani, Saepudin selaku Ketua Kelompok Tani (Kapoktan), mengapresiasi kehadiran Babinsa dan berharap pembagian air bisa berlangsung adil ke semua lahan.
“Kami butuh pengawasan seperti ini, karena air ini sangat menentukan hasil pertanian ke depan,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Babinsa juga mengingatkan kepada seluruh warga agar tetap menjaga komunikasi dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
(
