Bocah Angon Apresiasi Aripin: “Sang Gijo Teriak, Galian Tutup — Alat Berat Tiarap, Pengusaha Panik!”
![]()
TANGERANG, JSTNEWS– Di tengah gersangnya nurani para penambang ilegal, muncullah satu nama yang bikin para juragan galian gelisah: Aripin alias Gijo. Aktivis lingkungan yang tidak hanya vokal, tapi juga aktual. Selasa, 10 Juni 2025, ia mendapat apresiasi dari kelompok aktivis muda Bocah Angon, setelah lokasi galian tanah di Kampung Kandang Gede, Desa Bakung, Kecamatan Kronjo resmi tutup lapak.
Sudah lama rakyat bilang, galian itu seperti tuyul—kerjanya malam, merusak siang.
Tapi Aripin datang bukan pakai mantra, melainkan data dan keberanian. Ia berjuang menutup aktivitas yang katanya dikelola oleh tokoh yang “diduga sakti mandraguna” alias kebal hukum: H. Mamak dan Bos RD.
“Saya akan terus memperjuangkan pelestarian dan perlindungan lingkungan, khususnya lahan pertanian warga yang digerus tanpa ampun,” ujar Aripin via panggilan WhatsApp, dengan nada suara seperti orator 98.
Ia juga menegaskan bahwa meski lokasi galian sudah ditutup, bukan berarti urusannya selesai. Oh tidak. Masih ada PR untuk hukum: laporan resmi akan meluncur ke Mabes Polri, membawa serta bukti-bukti kerusakan lahan akibat tambang tanah yang katanya legal tapi tak pernah jelas izinnya.
“Biar ditutup, bukan berarti selesai. Alam rusak, rakyat rugi, dan hukum tak boleh buta. Kami akan laporkan!” tegasnya, kali ini dengan nada seperti jaksa di film.
Sementara itu, Imron R. Sadewo (Bocah Angon) tak pelit pujian. “Apa yang dilakukan Aripin itu luar biasa. Aktivis bukan cuma buat demo, tapi juga gebrakan nyata. Ini bukan soal viral, tapi soal moral,” ujarnya sembari menyebut Aripin sebagai contoh aktivis yang “bukan hanya cerewet di forum, tapi tajam di lapangan.”
Dengan ditutupnya galian ini, warga bisa sedikit lega. Alam bisa bernapas. Dan para pengusaha galian? Mungkin sedang sibuk cari dalil baru.
Catatan Redaksi: Kalau semua aktivis seperti Gijo, mungkin para penggaruk tanah akan lebih banyak tidur daripada menggali. Dan kalau hukum benar-benar berjalan, mungkin juragan tambang akan belajar bertani. Tutup Bocah Angon
RED-TIM
