Candi Bermunculan Kembali Dalam Kisah Era Masa 30’an – Tercuat Kabar Ilmu Manunggal Lan Gusti-Nya 2026 (Menyikapi Musnahnya Musibah Di Era 2025 Lalu Runtuh Beberapa Daerah, Bangkit Kembali Bersama Al-Waro Miliki Rasa)

IMG 20260104 140753

Candi Bermunculan Kembali Dalam Kisah Era Masa 30’an – Tercuat Kabar Ilmu Manunggal Lan Gusti-Nya 2026 (Menyikapi Musnahnya Musibah Di Era 2025 Lalu Runtuh Beberapa Daerah, Bangkit Kembali Bersama Al-Waro Miliki Rasa)

Loading

JST-NEWSJakarta, Kondisi sekitar alam semesta banyak faktor seperti kondisi bangunan (utuh, reruntuhan, hanya pondasi), candi yang masih tersembunyi atau belum ditemukan, dan definisi apa yang termasuk “candi” (mis. situs candi kecil vs kompleks besar).

Namun ada beberapa gambaran umum kekuatan Allah SWT bersatu antara bumi ini beredar pada masa nya, akan terbit kembali hal kemustahilan ilmu di pengetahuan.

yang semakin lama semakin maju, tetapi apakah selamat dari budidaya candi dilestarikan esok regenerasi anak bangsa kedepan.(4/1/2026)

berdasarkan data dan penel📌Candi di Indonesia

📍 Lebih dari 1.000 candi

Informasi dari Direktorat Jenderal Kebudayaan.

menyatakan bahwa jumlah bangunan candi yang masih ada sampai sekarang lebih dari 1.000 dan fakta ini sering digunakan untuk memanggil Indonesia sebagai “Negeri 1001 Candi”, meskipun angka sebenarnya sulit dihitung pasti.

📍 Lebih dari 500 situs candi tercatat

Beberapa sumber menyebut bahwa ada lebih dari 500 situs candi yang tersebar dan sudah diketahui.

📌 Kenapa jumlahnya sulit pasti?

Bentuk dan ukuran candi sangat beragam (ada kompleks besar dengan ratusan bangunan, serta candi kecil atau tinggal pondasi).

Banyak kompleks candi dengan banyak bangunan kecil di satu lokasi (mis. Kompleks Prambanan yang terdiri dari ratusan candi kecil).

Pusat Warisan Dunia UNESCO

Banyak penemuan baru atau yang masih dalam studi oleh arkeolog.

📌 Contoh kompleks candi besar

Kompleks Candi Prambanan (Yogyakarta/DIY & Jawa Tengah)

memiliki ratusan bangunan kecil yang termasuk dalam satu kawasan candi.

Kompleks Candi Sewu juga punya banyak struktur kecil selain bangunan utama.

👉 Jumlah candi di Indonesia saat ini diperkirakan lebih dari 1.000, dan bisa mencapai ratusan situs atau lebih, tetapi angka pasti tidak disepakati secara resmi.

Berikut contoh-contoh candi yang telah ada di berbagai provinsi di Indonesia. Daftar ini bukan jumlah lengkap, tetapi mencakup candi-candi yang tercatat dan dikenal secara arkeologis.

*Pulau Sumatra

Sumatra Utara;

Candi Bahal I, II, III (Padang Lawas)

*Jambi

Kompleks Candi Muaro Jambi (terluas di Asia Tenggara)

Sumatra Selatan;

Candi Bumiayu

Candi Tingkip

Riau

Candi Muara Takus

Lampung

Candi Pugung Raharjo.

“Pulau Jawa

Banten;

Candi Cangkuang (Garut – Hindu).

*Jawa Barat;

Candi Cangkuang

Situs Batujaya (Candi Jiwa, Candi Blandongan)

*Jawa Tengah ;

Candi Borobudur

Candi Prambanan

Candi Mendut

Candi Pawon

Candi Dieng (Arjuna, Semar, dll)

Candi Gedongsongo

Candi Sewu

Candi Plaosan

Candi Kalasan

*DI Yogyakarta

Candi Prambanan

Candi Ratu Boko

Candi Kalasan

Candi Sari

Candi Ijo

Candi Sambisari

Jawa Timur

Candi Penataran

Candi Singosari

Candi Jago

Candi Kidal

Candi Tikus

Candi Brahu

Candi Bajang Ratu

Candi Sukuh

Candi Cetho.

*Bali

Candi Gunung Kawi

Candi Tebing Tegallinggah

Candi Wasan

Candi Pegulingan.

*Kalimantan

Kalimantan Selatan;

Candi Agung (Amuntai)

Candi Laras.

*Sulawesi

👉 Tidak ditemukan candi batu seperti di Jawa, tetapi ada:

Situs megalitik Lore Lindu (Sulawesi Tengah)

Situs Bori (Toraja).

“Nusa Tenggara

👉 Tidak ada candi klasik Hindu-Buddha, namun ada:

Situs megalitik (Sumba, Flores)

*Maluku & Papua

👉 Tidak ditemukan candi Hindu-Buddha, tetapi ada:

Situs megalitik dan tradisi batu besar.

📌 Kesimpulan

Candi Hindu–Buddha paling banyak berada di Jawa dan Sumatra.

Indonesia memiliki ratusan situs candi, dengan lebih dari 1.000 bangunan candi jika dihitung per struktur

Provinsi Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur adalah pusat utama peninggalan candi tersebut.

Dan kemungkinan dibeberapa titik terang berikutnya akan bermunculan candi-candi terbaru yang tertimbun sejak era zaman batu, s.d zaman terkini masuk di periode 26′ ini.

merujuk para ahli arkeolog di keislaman mengkaji di tahun kisaran 30′ an.

menjadi bertambah kembali mitos pra sejarah “berkelanjutan seperti awal kerajaan di hindu-budha, menginstal jendela informasi yang mustahil jaiz.”

dapat timbul satu per/satu candi dikatakan perjumlahan kementerian kebudayaan di situs sejarah mencatat cukup +1000 candi, keberadaan didasar kedalaman tanah di bumi Tuhan Yang Maha Esa.

Berdatangan untuk memperlihatkan masuk ke ruangan insan yang mengenal diri-Nya bisa jadi setahun ini atau masa regenerasi anak bangsa dan negara di Indonesia “dapat menjaga pelestarian budaya ini”, ikut hadir atas kehendak Allah SWT berfirman di beberapa kitab suci Al-Qur’an tertulis dan tertanam, hal itu lebih mengedukasi dunia ada dalam dzhoir maupun bathiniyah kesempurnaan alam semesta mewujudkan isi-Nya.

Jangan sampai budaya luar, (terbit  : merebut, meretas, tergadaikan candi yang dari lahirnya budaya bangsa kita semuanya – dapat menghak kan multi fungsi dari sebuah candi di konsep pariwisata Indonesia ini. #Jaga #Candi #Merasakan #Arti #UntukRakyat #NKRI.

kita pernah, merasakan bagaimana gelora stadion Senayan di Jakarta ikut dimiliki “Terjual – Disewakan Ke Negara Selain Indonesia”.(Tim)

2026 Peduli Bangsa Dan Negara Indonesia – Untuk Melahirkan Generasi Bermartabat Menanamkan Kunci Isi Dunia Alam Semesta Indonesia #tak hilang arah masanya.

*sejumlah Kementrian Kebudayaan & Pariwisata Memperkuat Sistem Arah Masa Depan Candi Peruntukan Indonesia Maju Emas Sejahtera.

Red©4/1/2026 – Jakarta/JST-NEWS
Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page