Dugaan Penipuan Agen LPG di Indramayu Diselidiki Polisi, IWOI Pastikan Pengawalan Kasus

Picsart 26 01 06 22 50 24 371

Dugaan Penipuan Agen LPG di Indramayu Diselidiki Polisi, IWOI Pastikan Pengawalan Kasus

Loading

JST-NEWSINDRAMAYU, Kasus dugaan penipuan dengan modus kerja sama pendirian agen pangkalan gas elpiji yang melibatkan nama Samsul Anwar, seorang dosen Universitas Wiralodra (UNWIR), kini resmi ditangani Polres Indramayu dan memasuki tahap penyelidikan. Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Indramayu menyatakan akan mengawal proses hukum hingga tuntas.

Ketua IWOI Indramayu, Atim Sawano, secara langsung mendatangi Mapolres Indramayu pada Senin (5/1/2026) guna memastikan laporan dugaan penipuan yang menimpa salah satu pengurusnya diproses sesuai prosedur hukum.
Korban dalam perkara tersebut adalah Bendahara DPD IWO Indramayu, Haji Ambyah, yang diduga mengalami kerugian finansial setelah menerima tawaran kerja sama pengelolaan pangkalan LPG dari terlapor.
“Kami ingin memastikan laporan ini ditangani secara serius, adil, dan profesional. IWOI berkepentingan menjaga kepercayaan publik serta menegakkan keadilan,” kata Atim Sawano.
Berdasarkan keterangan yang diperoleh, korban tertarik mengikuti tawaran kerja sama setelah dijanjikan keuntungan tertentu. Namun, setelah dana disetorkan, realisasi kerja sama tersebut diduga tidak pernah terwujud dan penggunaan dana pun tidak jelas.

Merasa dirugikan, korban kemudian memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan penipuan tersebut ke Polres Indramayu.
Pihak kepolisian membenarkan laporan telah diterima dan ditangani. Anggota Unit 5 Harda Satreskrim Polres Indramayu, Ilham, menyampaikan bahwa penyelidikan tengah berjalan dan pihaknya akan memanggil pelapor untuk dimintai keterangan.

“Kami akan melakukan klarifikasi awal kepada pelapor dan mendalami keterangan saksi serta alat bukti yang ada,” ujarnya.

Ilham menegaskan, penyidik akan bekerja sesuai ketentuan hukum yang berlaku sebelum menentukan langkah lanjutan.

IWOI Indramayu menaruh harapan besar agar proses hukum dapat berjalan transparan dan tidak tebang pilih, sekaligus menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap tawaran kerja sama bisnis yang berpotensi merugikan.(Red)

– – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – – –

Klik juga berita penipuan internasional dibawah ini ;

Internasional – Jaksa federal baru saja membongkar skema penipuan SNAP senilai $7 JUTA di Boston.(6/1/2026)

IMG 20260107 004314

Dua warga negara Haiti telah didakwa karena menjalankan apa yang disebut “toko hantu” — toko-toko kecil dengan persediaan barang yang sangat sedikit, namun entah bagaimana berhasil menguangkan $540.000 per BULAN dalam bentuk EBT.

Bayangkan itu.

Itu ENAM KALI lipat volume SNAP dari supermarket sungguhan yang lengkap.

Toko-toko tersebut diduga digunakan untuk menukar EBT dengan uang tunai dan barang ilegal, menguras dana pembayar pajak dalam skala yang sangat besar.

Ini bukan penipuan kecil-kecilan.

Ini adalah penipuan tingkat industri.

Dan orang-orang masih bertanya-tanya ke mana uang itu pergi.

SNAP” bisa merujuk pada Snap Store (toko merchandise aplikasi Snapchat) atau Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP)

Konteks paling umum adalah Snap Store, tempat belanja item Snapchat & Bitmoji di dalam aplikasi Snapchat.

Waspada‼️ Kejahatan dilakukan bila ada kesempatan, penilaian terhadap sebuah akses ini sangat terprogram rapiih dan berencana khusus.

dugaan itu, terdesak juga dari satu rekening antar Bank ke Bank tertera dalam kepemilikan transit di sistem penipuan besar ini.

2026 gagasan Jaksa di Internal mengorek informasi terus berlanjut dalam titik terang pelaku-pelaku kecil di uang sistem bank pemerintah s.d swasta “ada asupan permainan sepihak antar staf staf licik yang merusak jalannya perbankan internasional bahkan nasional disetiap bangsa dan negara.

untuk Indonesia juga, ada banyak sekali nasabah yang hilang tersedot dalam persisteman risitensi beresiko terhadap sesuatu pengelolaan yang kurang teliti menerima adakah hubungan saudara, rekan bahkan kerabat yang satu sama lainnya “mengenal itu juga; dapat merusak roda perekonomian kelas kakap meraih pundi transit terjadinya TRANSAKSI PARA KORUPTOR ‼️”

semoga adanya contoh Boston, di Indonesia lebih kuat dan miliki reputasi akal sehat yang CEPAT MENYIKAPI KETEGANGAN HAL INI.

BANK BERFUNGSI SEBAGAI ALAT TUKAR, MENABUNG, NAMUN BISA RAIB SEKETIKA TANPA ADANYA PERGANTIAN ATAUPUN PERGANTIAN UANG #yang dapat hilang TERHADAP NASABAH (customer di suatu BANK)

AWASI TOKO-TOKO HANTU, KOMINFO LEBIH TRUST TRANPARANAN’ CEPAT SELIDIKI BERKALA JUGA dalam penguasaan ilmu komputer dunia mengakui hal kinerja kepastian publik.

RED – TIM / Boston, 6 – Januari – 2026

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page