- Berita Terkini
- Asia
- Banten
- Bengkulu
- Daerah Khusus Jakarta
- Hukum
- Internasional
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Jawa Timur
- Kalimantan
- Karya Sastra
- Lainnya
- Maluku
- Merauke
- Modern
- Nasional
- Papua Nugini
- Pemerintahan
- Peristiwa
- Plus News
- Serba-serbi
- Sosial
- Sulawesi
- Sumatera
- Tradisional
Selimut & Selamat Peradilan Pada Mutu SDM
Selimut & Selamat Peradilan Pada Mutu SDM , ketika malam berbicara 1/3 detak itu semakin majemuk tungkasi di cara, di lembut, peradaban tangan hingga kaki.(5/7)
perjalanan umat perjalanan pengabdian yang selalu membentuk, perumahan tinggi cukup berbatu – batu terhiasi didunia hingga kini kitab itu DAHSYAT.
misteri dibalik angka, angka pun dibalik kekuasaan. antara hak dan kewajiban ada pada sumber data dan fakta amaliyah yang selalu berbuat atau dibuat, bahkan tertoreh cukup dikertas.
Inilah mitosis berulang tanpa pulang nanti belum berkabar di Tuhan punya rencana perihal jadi peristiwa renungan dalam menyambut kedatangan tamu-tamu pikiran.
Indonesia dicerita penggagas bangsa yang bermartabat, polesan tanpa make-Up bahkan mark-up. atau misteri dibalik layar menyantuni hingga gelisah.
itu antara data, fakta pencarian titik temu dsna titik terang. ada yang di pikir satu ataupun beberapa langkah. ada pula, penjatuhan itu belum biasa. yang luar biasa “ketika ; selembut tak berselimut.”
panggilan mazmur 91 : 1 s.d 16 maksud bertujuan yang disetiap benak ada prakata praktik tembus ke bibitan melekat disudut tema “selimut dan selamat”.
Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada Tuhan: ”Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.”
Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk.
Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok.
Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.
Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.
Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.
Sebab Tuhan ialah tempat perlindunganmu,
Yang Maha tinggi telah kaubuat tempat perteduhanmu, malapetaka tidak akan menimpa kamu, dan tulah tidak akan mendekat kepada kemahmu; sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.
Mereka akan menatang engkau di atas tangannya, supaya kakimu jangan terantuk kepada batu.
Singa dan ular tedung akan kaulangkahi, engkau akan menginjak anak singa dan ular naga.
”Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku.”Mazmur 91:1-16
ini bisa like or dislike, hanya petikan penikmat dunia bagi perhukuman di Indonesia – antara jalan, tangan, dan kaki.
Dia tidak siang, bahkan tempat itu selalu ada pada titik kerinduan air yang selalu mengalir. bilamana; sakit air itu belum tentu keruh bahkan hilang. bukan juga kecewa sebagai “turunan”.
penulis akan merangkai tata bahasa tersembunyi, akan tetapi tak berselimut atau phase nya teruntuk #diri dan tertinta bahkan diinget sepanjang masa.
Dia” tak kalah, Dia”tak lari – melainkan sedang berfikir diskusi interaktif pada alam.
kisah peradilan itu #kamuflase : mencari baik dan benar bahkan sebaliknya yang salah bisa benar, yang benar bisa disalahkan. itu sikapi kecurangan membentuk netosis pada aliran darah menyondingkan diproses, di jaringan fungsi untuk menangkap dan membunuh. Bagaimana jalannya, bakteri – jamur – serta memicu peradangan antar hukuman (atau; di hukum – berbadan besar, sedang, kecil)
itu BIASA+ sebaliknya kepala ditaruh berbagai kitab, semua bisa dibilang iya. persentase nilai akhir kehidupan ada pada jalan tangan Tuhan-Ku.”tuturnya: Pdt (umat mengikuti).
begitu rana peradilan kita di dunia, satu dibuat salah – satu dibenarkan. tugasnya tinggal masuk (keluar).
ilmu pengetahuan didapat pun di semua lini cukup ADA KERTAS. padahal yang membentuk, mengemas, membuat, sampai beredar ke permukaan warga yaitu; diperuntukkan manusia.
mengapa musuh dunia manusia? Ia disebabkan story be save + stagnan tak diketahui (siapa salah, siapa benar).
ujungnya VIRAL baru kemasan hukum yang sejajar bisa jahat, hukum yang diperoleh bisa menang bahkan ada disekitar jabatan pun: rusak ditelan.
protected is variabel, progress if on the targeting positioning ;
“Protected is variabel”: protected adalah sebuah kata kunci akses (akses terbatas) yang digunakan untuk sebuah variabel di dalam kode pemrograman.
Variabel ini hanya bisa diakses oleh kelas itu sendiri dan kelas turunannya.
“Progress if on the targeting positioning”: Sebuah indikator kemajuan (progress bar atau animasi) hanya akan berjalan atau bertambah nilainya jika elemen visual atau koordinat objek tersebut sudah berada tepat pada posisi target yang ditentukan (targeting positioning).
Tujuannya: Mengatur logika sistem agar visualisasi perpindahan atau proses pemuatan data tersinkronisasi dengan posisi objek di layar.
kajian itu maybe long, maybe short on TIKTAK – bilamana ter/tik naskah seorang penulis ada selimut dan selamat.
selimut itu seperti es di gurun yang bukan pasir, putih juga bukan, hitam juga apalagi Nona dan Abang.
yang cari titik ujung yaitu; selamat. itulah petuah hukum. pasti perujungan dijalan ada juru(.)
siapa yang memutar roda hukum, jawaban bisa berbeda-beda. dibilang tadi untuk selamat, kenapa ada selimut? supaya, diri SDM memakai pelapis.
pelapis ini menarik perhatian;
pertama – pelapis normal
kedua – pelapis spesifikasi
ketiga – pelapis ajakan
keempat – pelapis tutupan
mana yang paling dicari pada dunia antar hukum dan tambahan akhiran-an.
mengulang, membedah, mencerna, sampai makanan dan minuman saja bisa terhenti. #disebabkan ( . . . )
hukum uang belum ada, tapi hukuman kertas tersurat bahkan tersirat. caranya?
sebuah Pemimpin itu selalu #bentuk muasal daerah dijadikan (bisu), dijadikan (terang), atau (buram).
ya itu; ujian – sudah dibangku panjang perjalanan dijalani. ujungnya kata ini (?)
jawaban ada pada masing-masing di setiap daerah memiliki potensi perhukuman. ringan (pakai selimut), menengah (pakai taken), berat (pakai kertas) satu pangkuan Malaikat mencatat dua idealisme Memikat.
Malaikat bertugas mencatat amal itu baik, yang terakhir amal itu buruk. perhukuman di Indonesia kertas yang didapat pasti berujung #Stop Kontak.
bukan di STOP! jika, dirincikan pasti meruncing – tepatnya untung udah tak ada selimut. #yang berperan bukan bapertik. #yang berperan sebagai peradilan “Bangsa dan Negara gelontorkan”.
pembela pada ; dapat hak – kuasa pada; dapat tengah – penguasa pada; dapat aman (perasal + klasik jalan cari permusuhan dari sejarah, dari tadi, atau dari kelebihan.
ilmu nya; cukup yang dibuat manusia dalam tap nya manusia luar – buka”an.
#Transparan terpental – Kebijakan jadi paketan
#Kitab di-kepala ada kepalan bungkusan penyamun baik belum tentu benar
#Tentang Peradilan
#Perenung Mazmur: Kemuliaan Tuhan-Nya; bukan TUAN DAN NYONYA NISTA dibalik JERUJI MANISNYA KORUPSI*
#TakBerhenti
#Kertas buatan Manusia
#Peramalan mazmur untuk perenung Hukum di Indonesia
#Tepat
#Adil Dunia Tangan ngetok Palu
#Benar Untuk semua terhidrasi Don’t Coruptions
#Mazmur Berpesan
#Puji Tuhan Memberkati Semesta Alam
Redaksi | 5 Juli 2026
























