Dunia Radio Indonesia Berduka, Selamat Jalan Temon (Simson Rarameha Ngadang), Senyummu Akan Tetap Hidup di Hati Bangsa
Jakarta | 12 Juli 2026
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Dunia radio, seni, dan hiburan Indonesia kembali diselimuti duka. Penyiar radio, seniman, sekaligus komedian Simson Rarameha Ngadang yang akrab disapa Temon, dikabarkan telah berpulang pada Minggu, 12 Juli 2026.
Kepergian almarhum menjadi kehilangan yang mendalam bagi keluarga, sahabat, rekan kerja, serta masyarakat yang selama ini mengenal dan menikmati karya-karyanya melalui dunia penyiaran dan hiburan.
Ucapan belasungkawa mengalir dari berbagai insan radio di Indonesia, di antaranya RidhoFM, Edi Herlambang, Andre Yahya, Laila Fitri, Lita Zein, beserta rekan-rekan keredaksian Radio Muara FM/AM, Radio S, Radio Elshinta, Radio Elgangga, Radio PAS FM, Radio Women, Fans Radio, Bens Radio, Agustina, JIC Radio Jakarta, Dentuman Hatur, serta sahabat-sahabat penyiar lainnya.
“Selamat jalan, Temon. Semoga Allah SWT memberikan jalan yang terang, menerima seluruh amal ibadahmu, serta menempatkanmu di tempat terbaik di sisi-Nya. Karya, suara, dan semangatmu akan selalu hidup dalam ingatan kami.”
Keluarga Besar JST-News Media turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum.
Selama berkiprah di dunia radio, Temon dikenal sebagai sosok yang mampu menghadirkan suasana hangat melalui suara, candaan, dan gaya penyiarannya yang khas. Di balik mikrofon, ia bukan sekadar menghibur para pendengar, tetapi juga menghadirkan energi positif yang menjangkau berbagai kalangan, dari pendengar di tingkat nasional hingga mancanegara.
Bagi rekan-rekan seprofesi, Temon dikenang sebagai pribadi yang rendah hati, bersahabat, penuh semangat, serta selalu memberikan inspirasi kepada generasi penyiar dan pelaku seni. Dedikasinya terhadap dunia radio menjadi bagian dari perjalanan sejarah penyiaran Indonesia yang akan terus dikenang.
Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah SWT menganugerahkan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Semoga setiap amal baik almarhum diterima sebagai pahala yang terus mengalir, dan segala khilafnya diampuni.
Bagi seluruh sahabat, pendengar setia, serta insan radio di Indonesia, setiap kenangan bersama Temon akan menjadi warisan berharga yang tidak akan lekang oleh waktu.
Selamat jalan, Temon.
Terima kasih atas dedikasi, tawa, persahabatan, serta warna yang telah engkau berikan bagi dunia radio dan seni Indonesia.
“Kepergianmu meninggalkan duka, namun suaramu akan tetap bergema, senyummu akan terus hidup dalam kenangan, dan kebaikanmu akan selalu menjadi inspirasi bagi bangsa.” (*)
Imron Rosadi, CBJ (Bocah Angon)
Redaksi JST-News Media | 12 Juli 2026
























