Jelawat Destinasi Seperti Paras Pantai Jakarta

kotim destinasi

Jelawat Destinasi Seperti Paras Pantai Jakarta

Loading

JST-NEWS.COM Destinasi Jelawat, Ikon paras dari kotim yang sangat perform secara syari’at insan dalam meningkatkan isi liburan para netizens di suatu daerah belahan Nusantara di Indonesia (18/5/2025)

Jalan yang dikelilingi berbagai aksesoris keindahan pesona alam di Indonesia sampai saat ini, tetap jadi bagian sang tokoh-tokoh pembangkit dari muasal kecil, daerah tersebut di sulap menjadi lebih menawan wisatawan diberbagai ibukota Jakarta, dan sekitarnya.
lampu sederhana masih cukup, pelan – pelan penata ubahan tempat wisata memukau jutawan dari pewisata lokal, hingga tourism di dunia mancanegara.

mungkin, tak mustahil dari pimpinan presiden RI ke 8 ini, esok kota destinasi Kotim lebih dibuat penuh makna dari lini ke lini sudut pandang yang gak abis” nya dapat di hidupkan pernak-pernik cantik paras tua – muda ikut berperan maju kan daerah ini di 2025 lebih maju emas seperti naga bakti apresiasi positif terhadap seluruh wilayah Indonesia disajikan natural elegan.

pernah kah sobat media hadir ke lokasi ini? Yuk!! sedikit korek di sulut untuk lebih “menyala, kota mu lebih banyak masukan devisa aset daerah membludak isi dari putera/i cinta akan konsep destinasi sang jelawat ini.

hot spot light – blue or yellow variatif red pun sinari bentangan kumparan alam semesta tak punah hilang akibat arus peradaban yang salah menata (semua dari handle kreasi inovasi kita semua lho!!!)

opps, duduk bersama antara anak-anak menghiasi tawa canda lepas, dari liburan kali waktu 24 jam – ada lele disamber dirimu, gak rame kalo gak wujud kotim jadi cupu.

Eeela’E, wong putera daerah masuk ke destinasi mengingat, 5 Tahun lalu ikut cupu”an sama rekan di kota asal ini. tau-tau dikirim gambar profile , maju sudah mas…. ku!!! Sapanya”.(*)

Andihapsah,S.Pd , yang berikan sejak kisah-kisah di pinggir jalan tepi sudut” tipis diri ini bersama rekan dari zaman era Tahun 80 – 81′ an – beliau sangat mumpuni dari dunia Keguruan di tingkat Jakarta kala itu.

#sekarang mutasi tugas ke Kotim, beliau di kehidupan sehari-hari diperlihatkan khusus untuk kalian semua pembaca media digital siber online platform geregetz ngkress bagai “kopi dituang, sore” di aduk susu jadi perindu pagi dengan pisang ala Kotim”.

coretan-coretan di zaman tahun 2000 masa kecerdasan guru bahasa Indonesia silam masih sama buat progress modul Keguruan di kegiatan sekolah di tingkat Jakarta. Andihapsah,S.Pd menuturkan, kita semua sama seperti malaikat wkwkwk iya mas(**).

pola tanaman , bentukan, hingga saat di era Tahun 2024 bertemu disudut pinggir Ancol SeaWorld dedikasi ragam keunikan satu guru ini, masih meletakan tangan nya bukan sekedar ditutur saja, beliau kami kenal bersama tim di Keguruan Sekolah Dasar terdahulu sampai SMK di seluruh DKI Jakarta maju. Jadi lebih sinergitas kan kembali ke pangkuan tokoh next.

saling asah asih, asuh pun mengedukasi sekarang siswa/i lebih mengisi di diberbagai tempat kinerja seperti apa ya, pak? @milis-andihapsah ke redaksi.

jawab – di rilisan : mereka semua isi semua lini, di bidang masing-masing perusahaan dalam menjalankan tugas di area kota bilangan Dki Jakarta.

semua terlihat baik-baik saja! dan, ada pula yang menjadi usahawan dibidang properti, bidang industri bengkel robotik, sampai perusahaan AHM satu” nya di kota Jakarta pun terisi oleh siswa-siswi kita Ibu.

sekarang dunia Keguruan, sangat besar iya pak!! gaji di sekolah – sekolah swasta bahkan negeri pun prosentase nya naik. Beda di zaman Gus Dur, yang membentuk Keguruan meningkatkan taraf perekonomian nya. “Beliau Gus Dur, terbukti nyata sukses kan tingkat PGRI bisa lebih hidup”.

Oh, iya jadi kebebasan nich bicara kita di milis.. inilah Jelawat ikon satu-satu nya bahkan adalagi ragam budi daya sekitar san Kotim dapat masuk nominasi dahsyat jadi kota sejuk dipinggiran pantai tipis – tipis berteduh sepoy angin”an di sunset tertunggu lho,pak!

Mampir kemari pak!!! kami tunggu bersama kawan lama yang selalu rindu kalian semua memupuk dulu Jakarta. Oh, iya sekarang dimana tinggal pak?

Inget, zaman makan seafood juga di tepi pinggiran danau sunter agung kita. Salam semua rekan-rekan seperjuangan ya pak.

salam hangat selalu terbaik bayangan pengalaman di situasi apapun tetap menjaga keutuhan persahabatan bagai kepompong ini.
Prabowo Subianto – dambaan mu sejak tahun ke tahun, sekarang telah sukses pak!
selamat juga, bermedia dalam visi bijak dan mulia nya terdengar di Kotim. masih ingat pemaparan mu; mendidik citra bangsa dan negara itulah bentuk putera/i kita semua tumbuh berguna tepat (bukan, katanya – tapi semua bekal kita selama jadi guru ikut berbahagia).

semoga guru-guru di Indonesia bisa memanfaatkan semua cara membuat, membentuk teori, hingga evaluasi praktek sikap seperti; guru benar-benar tanpa batas tanpa tanda jasa.

sekarang rumit di kehidupan keguruan, banyak bermedsos, status” unik, bahkan tebusan nya selalu membebani orangtua di dunia – mengharuskan siswa/i apa” norma nya di hukum eh..eh.. “traumatis dibelbagai ilmu keguruan.”

sudah waktu shubuh pamit, pak! semoga berjalan seimbang dalam bakti-bakti karya tulis jadi lebih digemari dengan “cerdas membaca – mene’laah mulia” wassalam, (jangan lupa pak : hehehe terik matahari siswa/i jam 08.00 s/d 11.00 kembali masukan ke kelas iba hatiku ada di lapangan upacara). xixixi…

Penulis : Andihapsah,S.Pd

Red©18/5/2025/Kotim/JST-NEWS

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page