Hari Pahlawan Bait Berbuat Manfaat – Dari Nisan Para Pahlawan Berpesan‼️Jauhilah Ilmu Ngutil Di Dunia Indonesia

IMG 20251110 164804

Hari Pahlawan Bait Berbuat Manfaat – Dari Nisan Para Pahlawan Berpesan‼️Jauhilah Ilmu Ngutil Di Dunia Indonesia

JST-NEWS | Suasana Hari Pahlawan – Generasi anak-anak esok suatu pencapaian ke arah perkembangan dalam perjalanan bekal suatu dedikasi para pemimpin dihari pahlawan ini,(10/11/2025)

Prasasti tonggak sejarah yang menempel pada para pemimpin tua dan muda, bagaimana cara mengolah didalam ilmu kepemimpinan (Sang Wira), menerapkan sistem cara kinerja itu terbuat dibuat untuk ke arah kemajuan yang diolah.

bambu itu yang halus, dentuman nya tak satu pun para pahlawan dibekali dunia tamak diperebutan harta kesana kemari dari prosesi waktu dahulu. beliau berjuang atas dasar, naungan kodrat-Nya antara hidup dan mati jangan sampai sia-sia .

bukan tak hanya itu, kediaman para pahlawan melawan andil penjajah pertarungan yang kuat akan kegigihan hidup antara kehidupan atau kematian. dua kalimat terakhir itu bertahan dari kehidupan, sayatan kecil s.d besar dapat dilakukan semampu menela’ah mana itu lawan mana itu musuh (bahkan hidup dijadikan ukuran yang tak menentu), menselaraskan langkah kedepan dalam terus di perjuangan menjemput kata : merdeka‼️

merdeka ; pahlawan bukan sekedar mengusir, melawan, atau berperang. tetapi menimbulkan dampak yang positif kedepan bagi kehidupan anak bangsa Indonesia (mendapatkan hadiah besar yang diperolehnya pada saat ini dinikmati).

bagaimana dengan pemimpin saat ini?

apa memerdekakan semua rakyat nya, atau jadi polemik ilmu kedisiplinan pada para pahlawan memperjuangkan kita semua tak sehidup masa lampau dinikmati para pahlawan . . .

ini opini publik, namun bukan berarti pembungkus kertas yang semata-mata menoleh akibat “kemunafikan”.

diperoleh, diri bersikeras mendasari untuk ragam pemikiran dapat berjuang sama seperti para pahlawan memperjuangkan nasib antara yin – yan yang ada.

itu rujukan terdengar para pahlawan dari dalam nisan-nisan, yang sampai saat ini dijadikan cukup “meletakan validasi bunga diatasnya”, sesudah nya hari ini selesai. mereka-mereka tetap berkata dari liang lahat!

kapan engkau meneruskan amanah bangsa dan negara Indonesia ini?

dijawabnya dalam tutupan dunia, yang diberikan cukup sebesar pikulan saja dibawa terus tak ada “rasa” kumparan itu terbentang luas – dihiburan memperbanyak dikesenjangan ilmu sesaat.

akhirnya, Sang Pahlawan belumuran keringat didalam nisan bersuara.

Jangan sekali-kali “engkau memimpin – menggadaikan bangsa dan negara ini kepada hak dan kewajiban untuk rakyat Indonesia yang seharusnya dapat di amanahi 2025 – 2030.

sejengkal tanah Indonesia yang luas ini, laut yang begitu terhampar diberbagai negeri, sampai pelosok langitan dan bumi berbunyi kembali :

jadikan pemimpin yang mendapatkan rumusan bijak dan mulia, bukan sekedar tiruan ilusi lisan – tangan – kaki, sampai cukup menoleh disaat butuh Dsbnya.

PAHLAWAN kini 10 Nopember bergema – gerak dari kejujuran, kemuliaan sesama meraih dari masa ke masa zaman tak berubah. hanya saja, insan itu mengubah cara bentuk Indonesia ini seperti apa kedepan ; baik atau benar?

baik dilakukan, benar diamanatkan!

Red©Jakarta & Sekitarnya/10/11/2025/JST-NEWS 
Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page