- Berita Terkini
- Daerah Khusus Jakarta
- Internasional
- Lainnya
- Pemerintahan
- Pertahanan
- Plus News
- Serba-serbi
- Sosial
- TNI - POLRI
Penghormatan Negara bagi Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL di Lebanon
Jakarta — Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin mendampingi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam prosesi penghormatan terakhir bagi tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.(4/4/2026)
Upacara yang dilaksanakan dengan penghormatan militer penuh tersebut merupakan bentuk penghargaan tertinggi negara atas dedikasi, keberanian, dan pengabdian para prajurit dalam menjaga perdamaian dunia. Ketiga prajurit tersebut tergabung dalam Kontingen Garuda yang bertugas di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dalam pernyataan resminya, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa pengorbanan para prajurit mencerminkan komitmen Indonesia dalam mendukung stabilitas keamanan global. Ia juga menekankan bahwa kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian internasional merupakan bagian integral dari diplomasi pertahanan yang berlandaskan nilai kemanusiaan dan perdamaian dunia.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga para prajurit yang gugur serta menegaskan komitmen negara untuk memberikan penghormatan yang layak dan dukungan berkelanjutan kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia menyatakan bahwa pengabdian para prajurit tidak hanya menjadi kebanggaan nasional, tetapi juga simbol kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian internasional.
Indonesia hingga saat ini dikenal sebagai salah satu kontributor terbesar dalam misi penjaga perdamaian PBB, termasuk di kawasan Lebanon. Partisipasi dalam UNIFIL mencerminkan peran aktif Indonesia dalam mendorong stabilitas global serta memperkuat kerja sama multilateral.
Prosesi penghormatan ini sekaligus menjadi pengingat atas risiko tinggi yang dihadapi para penjaga perdamaian dalam menjalankan tugas di wilayah konflik, di mana nilai-nilai netralitas, kemanusiaan, dan perdamaian diuji dalam situasi yang kompleks.
Redaksi | 5 April 2026
Login untuk akses berita premium & eksklusifJST-NEWS
























