- Berita Terkini
- Daerah Khusus Jakarta
- Hukum
- Lainnya
- Pendidikan
- Peristiwa
- Plus News
- Sekolah Dasar
- TNI - POLRI
Kompol Nurma Dewi Bersama POLRI: Laporan Guru dan Staf Sekolah, “Kami Langsung Mengamankan Wilayah SDN Srengseng Sawah 15”
Jakarta – Aparat Kepolisian Republik Indonesia bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan ancaman teror bom yang diterima pihak SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada hari pertama pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Informasi awal berasal dari pesan WhatsApp yang diterima guru dan staf tata usaha, sehingga pihak sekolah segera berkoordinasi dengan kepolisian demi mengutamakan keselamatan seluruh warga sekolah.(13/7)

Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan, personel Polri langsung mengamankan lokasi, mengevakuasi siswa, guru, dan tenaga kependidikan, serta berkoordinasi dengan Tim Gegana Brimob dan Densus 88 Antiteror Polri untuk melakukan sterilisasi menyeluruh di lingkungan sekolah. Langkah cepat tersebut dilakukan sebagai prosedur pengamanan guna memastikan tidak ada ancaman nyata yang membahayakan masyarakat. Hingga proses penyisiran berlangsung, aparat menyampaikan belum ditemukan bahan peledak di lokasi, sementara penyelidikan terhadap pengirim pesan ancaman terus didalami.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap fasilitas pendidikan merupakan persoalan serius yang harus ditangani secara profesional dan terukur. Polri mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan proses penyelidikan kepada aparat penegak hukum. Keamanan peserta didik, tenaga pendidik, dan lingkungan sekolah tetap menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan situasi darurat.
Naskah dikutip oleh : Wid – Divhumas@Polri/Jakarta
Redaksi | 13 Juli 2026
























