Usia Dekat Kuburan Bingung . . .
Usia Dekat Kuburan Bingung
ketika mata ini merasa nyaman
ada sebuah nisan di tepi
walaupun masih belum itu terasa dekat
dalam hilir seperti muter mengkerut
jatuh berjatuhan disudut pinggir
tak’ kuasa terlihat lesung pipi nya saja
torehan lail’ tak jadi kail – menepi dir
mengolah intipan semu, jadi sedimen
lalu tumpukan rumput menghijau
pertanda lahan telah subur
begitu di ulak-alik kertas melumer
kering dahan dedaunan sampai
ke titik waktu hari ini
mungkin mata ini dekat,
atau hati yang berkilau
cakupan luas membentuk ara
sampai di pagi merintih perih
terduduk – terdiam
saat kebawa suasana hening
tirai sudah mulai tertutup
kuat bagaikan puji merumpun
berdiri semakin kuat
lalu, belia paras dipupuskan
usia dekat kuburan entah?
pertanda tanya dijawab bingung . . .
kliper dipetik kan’
namun sara terdengar
karena kuburan itu tetap ada
namun masih bingung . . . .
kalimat satu ada alif’
kedua tertungku memerah
cangkir tergeser rapih
ia belum juga hadir
gusti . . . dipanggil nya!
menatap tajam meruas ramah
hati dipilu atau kamu malu?
jawabnya ; membisu
wajan semakin penuh
kisah itu tak pernah rapuh
namanya kuburan mulai dibentang
tetap masih bingung . . .
ini sebenarnya usia atau kuburan?
tanya malem-malem di tekan
1/3 ditemani
bersandar dibalik batu bersembunyi
lalu, air berbunyi diatas meja
sayangnya . . . NN
usia dekat kuburan bingung
sewaktu ada, Ia berkata :
bawalah usia ini tarik selimut nya
sampai tertidur . . .
(22/11/2025 : 02.53, Central Java Not DEATH)
Version I #Pelembahan Misteri