Selamat datang di JST News Media

LAMPUNG BLEDAK‼️ “Pengungkapan kasus Love Scamming – Back To Maya” Letexs Pake Klambu Kamuflase Misteri”

LAMPUNG BLEDAK‼️ “Pengungkapan kasus Love Scamming – Back To Maya” Letexs Pake Klambu Kamuflase Misteri”

Sumatera, Pengungkapan kasus Love Scamming dari balik Rutan Kelas IIB Kotabumi, Lampung.(11/5)

ini kejadian dibalik jeruji rutan saat-saat beraksi, dan juga harus lebih peduli dirinya ketimbang ngelayap pergi “kongko – kongko teman sambil Ngejedok.

Pada hal pengembangan ini terduga pelaku sementara 137 orang Warga Binaan dengan detail korban sebagai berikut:

– 1.286 chat

– 671 video call sex

– 249 sdh melakukan transfer

Kerugian lebih 1,4 Miliar (bahkan bisa – 1 Triliunan)

Modusnya gimana? Yuks di look – look‼️

Jadi gini, ada pembagian tugas dan peran

– Pemuka: kepala blok yang koordinasi pekerjaan dan handphone

– Penembak: menelepon korban dan mengaku sebagai personil Propam atau Polisi Militer.

– Pekerja: berperan membuat akun fake di media sosial sebagai anggota polisi atau TNI.

Mencari korban pria/perempuan “yang mudah sekali sering gonta-ganti pasangan” mengedit foto atau video call sex; lalu meminta uang kepada korban.

Caranya ngene sobat netizens, sekalian dalam ilmu “cermat & teliti”

– pelaku membuat akun palsu, pakai foto orang lain, atau pakai AI dengan seragam TNI / Polri

– pelaku mencari korban, memperkenalkan diri, memberi perhatian, mengajak serius berpacaran, tunangan hingga menikah.

– pelaku tarik ulur seolah sedang bertugas atau sibuk.

– meminta uang dengan dokumen palsu, surat cuti palsu, dsb.

– lalu puncaknya, pelaku mengaku ada keadaan darurat, kecelakaan, tertangkap Propam atau Polisi Militar.

– para pelaku pun melakukan pengancaman akan menyebarkan informasi atau video foto pribadi korban yang bermuatan asusila dan sejenisnya.

Barang buktinya macam-macam.

Baju PDH Polri, kaos dalema Polri, buku tabungan BCA, buku tabungan BRI, dan 156 HP berbagai merek.

Lewat kasus ini, masyarakat tentu harus berhati-hati dalam berinteraksi di dunia maya.

Di sisi lain, harus ada pengawasan lebih intensif di sistem Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

WARNING ‼️

*bila ada nomor tidak dikenal, lebih baik tidak dijawab – kata lainnya, kecuali ANDA genit dan gatelan . . . udah pasti “mudah sekali berhasrat cepaka-cepiki via phone sex*#cukup pelihara ketenangan jiwa – ruh-Nya tadaburi qur’an sendiri lebih dominan langsung diajak gusti-Nya. *dibandingkan oleh para peramai-ramai, ujunge ke jedok📌

Pihak kepolisian setempat juga, merespon cepat adanya desas desus “delik prahara jadi perkara ini secara SIGAP”

Tim Kanit Serse (Div.TNI – POLRI)

Redaksi | 11 Mei 2026

Journalist Social Them - Your Share Media Social Acsess Online Integrity Network

You cannot copy content of this page

Click to listen highlighted text!