- Berita Terkini
- Dunia Sexual
- Gaya Hidup
- Kesehatan
- Lainnya
- Nasional
- Pendidikan
- Peristiwa
- Plus News
- Serba-serbi
- Sosial
- Sulawesi
Wawoni digemparkan Kelahiran Bayi Mata Hanya SATU, Bisakah Hidup?
Sulsel, Kendari – Warga Pulau Wawoni digemparkan oleh kabar kelahiran seorang bayi dengan kondisi kelainan bawaan langka berupa hanya memiliki satu mata di bagian tengah wajah.(25/5)
Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat luas setelah informasi dan foto terkait beredar di media sosial.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, bayi tersebut lahir dalam kondisi lemah dan mengalami gangguan pernapasan sesaat setelah proses persalinan berlangsung.
Meski sempat mendapatkan penanganan, sang bayi diketahui hanya mampu bertahan hidup selama kurang lebih empat jam setelah dilahirkan.
Dalam dunia medis, kondisi tersebut dikenal dengan istilah Cyclopia, yakni gangguan perkembangan janin yang sangat jarang terjadi dan umumnya berkaitan dengan kelainan berat pada pembentukan otak.

Secara ilmiah, cyclopia berkaitan dengan kondisi Holoprosencephaly, yaitu kegagalan otak bagian depan untuk terbagi menjadi dua sisi secara sempurna saat usia awal kehamilan.
Akibat gangguan tersebut:
* struktur wajah tidak berkembang normal,
* kedua mata menyatu menjadi satu,
* hidung tidak terbentuk sempurna,
dan organ vital lain dapat mengalami kelainan berat.

Dokter menjelaskan, sebagian besar bayi dengan kondisi ini mengalami kesulitan bernapas karena perkembangan otak dan sistem tubuh yang tidak sempurna. Itulah sebabnya angka harapan hidup penderita cyclopia sangat rendah.
Dalam banyak kasus di dunia medis, bayi dengan cyclopia umumnya:
meninggal saat masih dalam kandungan,
meninggal ketika proses persalinan,
atau hanya mampu bertahan hidup beberapa jam setelah lahir.
Kondisi bayi di Wawonii yang bertahan selama empat jam dinilai terjadi karena gangguan berat pada fungsi otak, pernapasan, dan organ vital lainnya.
Tenaga medis juga menegaskan bahwa kejadian tersebut merupakan kelainan medis langka dan bukan dikaitkan dengan hal mistis ataupun mitos tertentu.
Peristiwa ini sekaligus menjadi perhatian penting mengenai edukasi kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan kehamilan rutin, serta pentingnya pendampingan psikologis bagi keluarga yang mengalami musibah tersebut.
19 Mei 2026, Bayi dilahirkan di wilayah terkait Sulawesi Tenggara dan mendapat penanganan medis.
22–23 Mei 2026 meledak ke permukaan
berdampak kehadiran sensor 24–25 Mei 2026 Publik, beberapa soroti plashback mulai mengendus para wanita & pria zaman era 70’an, 80’an, s.d 2000’an atominis merebak salahnya kehidupan masa ke masa diperkembangan hilostik kapitalisme global warming.
cara tepatnya; mimik ini disebabkan ada genetik dan faktor lingkungan SDM masih minim tentang paradigma “seksualitas pergaulan – medikal dalam pematangan mutu antara tenggang situasi alam menjajaki hubungan diantara suami atau isteri itu bermuara”, kesehatan bentuk jadi lebih intens untuk dirana dunia kesehatan, pendidikan, psikologi, hingga kehidupan sosial.
Redaksi | 25 Mei 2026
























