KPM PKH di Klaten Gradusi Mandiri, Bukti Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan Berjalan Nyata “Konkret Kolaboratif”
KLATEN — Semangat kemandirian dan pemberdayaan masyarakat kembali ditunjukkan di Kabupaten Klaten. Sebanyak 2.596 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) resmi dinyatakan keluar dari data kemiskinan melalui agenda wisuda graduasi mandiri yang digelar di Graha Bung Karno, Kabupaten Klaten, Selasa (30/6).
Pencapaian adalah nilai prestasi pembelajaran kooperatif, inovatif, cerdas, bernuansa selaras tersebut menjadi bagian dari penguatan transformasi sosial yang tidak hanya berorientasi pada bantuan, tetapi juga mendorong masyarakat menuju kemandirian ekonomi.
Dari total 54.555 KPM PKH Tahap I Tahun 2026, sebanyak 992 keluarga memilih graduasi mandiri karena merasa telah mampu memenuhi kebutuhan secara mandiri, sementara 1.604 keluarga lainnya berhasil meningkat kesejahteraannya melalui Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE).
Momentum ini turut menghadirkan kisah inspiratif dari para penerima manfaat.
Salah satunya Sri Giatmi, warga Kecamatan Trucuk, yang memutuskan graduasi mandiri setelah merasakan peningkatan ekonomi keluarga.
Berbekal dukungan program pemerintah dan usaha yang dijalani, ia kini mampu memenuhi kebutuhan keluarga secara lebih mandiri dan berharap semakin banyak masyarakat berani melangkah menuju graduasi.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyaluran bantuan Program Pemberdayaan Sosial Ekonomi (PPSE) dari Kementerian Sosial dengan nilai bantuan modal usaha hingga Rp5 juta per KPM, sebagai bentuk penguatan keberlanjutan usaha masyarakat.
Gubernur Jawa Tengah dalam sambutannya mengapresiasi capaian ribuan keluarga yang berhasil berdiri di atas kemampuan sendiri. Menurutnya, keberhasilan pengentasan kemiskinan memerlukan kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga seluruh elemen pendukung, agar intervensi sosial berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Agenda ini menjadi pesan kuat bahwa pembangunan sosial tidak hanya berbicara tentang bantuan, tetapi juga tentang membangun keberanian, membuka peluang, dan menghadirkan harapan menuju masyarakat yang lebih mandiri.
“Ngopeni, Ngelakoni — Jawa Tengah Bergerak Bersama.”
#Kabupaten Klaten, Jawa Tengah Bergerak POTENSI LEPAS SINAR ANUGERAH SAN PEMIMPIN.
#MANTEN – MANTEB TENAN
Berkolaborasi Full Version Style of Government – District Klaten, Central Java
Redaksi | 30 Juni 2026
























