DPD ASWIN Kalbar Apresiasi Proyek Irigasi Rawa Tebas Komplek, Dinilai Telah Memenuhi Standar Teknis
Sambas – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Wartawan Internasional (DPD ASWIN) Kalimantan Barat memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Proyek Peningkatan Daerah Irigasi (DI) Rawa Tebas Komplek di Kabupaten Sambas yang dinilai telah memenuhi standar teknis setelah melalui proses evaluasi, perbaikan, dan pengawasan secara berkelanjutan.(9/6)

Proyek strategis yang berada di bawah tanggung jawab Balai Wilayah Sungai Kalimantan I (BWS Kalimantan I) dengan nilai kontrak sebesar Rp22,794 miliar tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik menyusul adanya sejumlah masukan terkait beberapa item pekerjaan yang dinilai memerlukan penyempurnaan di lapangan.
Namun, berbagai catatan dan masukan yang berkembang di masyarakat mendapat respons cepat dari pihak pelaksana proyek, pengawas pekerjaan, serta pihak balai. Langkah evaluasi dan perbaikan segera dilakukan guna memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.
Pengawas Teknik PT Anugrah Bayuarya Perkasa, Wiwit Wijanarko, menegaskan bahwa seluruh masukan yang disampaikan masyarakat telah menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut dalam pelaksanaan pekerjaan.
“Setiap masukan yang disampaikan masyarakat maupun pihak terkait menjadi perhatian kami. Berbagai penyempurnaan telah dilakukan dan saat ini pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditetapkan,” ujar Wiwit Wijanarko.
Hasil pemantauan sejumlah pihak di lapangan menunjukkan bahwa pekerjaan yang sebelumnya menjadi perhatian telah diperbaiki sesuai standar yang dipersyaratkan. Respons cepat dari kontraktor pelaksana bersama pihak Balai Wilayah Sungai Kalimantan I dinilai menjadi bukti komitmen dalam menjaga mutu dan kualitas pembangunan infrastruktur yang dibiayai oleh negara.
DPD ASWIN Kalbar menilai keterbukaan terhadap kritik serta kesediaan melakukan perbaikan merupakan bagian penting dalam mewujudkan tata kelola proyek yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Pengawasan publik merupakan bagian dari kontrol sosial yang positif. Ketika ada masukan kemudian ditindaklanjuti dengan perbaikan yang nyata, hal tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen terhadap kualitas pekerjaan,” ujar perwakilan DPD ASWIN Kalbar.
Masyarakat pun berharap pola kerja yang responsif terhadap pengawasan publik dapat terus diterapkan pada berbagai proyek pembangunan lainnya, sehingga setiap penggunaan anggaran negara benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Dengan selesainya berbagai perbaikan serta pengawasan yang dilakukan secara melekat, Proyek Peningkatan Daerah Irigasi Rawa Tebas Komplek kini dinilai telah berjalan sesuai ketentuan, baik dari aspek kualitas, kuantitas, maupun standar teknis pekerjaan yang telah ditetapkan pada harapan kedepan.
Redaksi | 9 Juni 2026
























